Dugaan Jual Beli Kamar Pasien, Pihak RSUD Tangerang Menantang Politisi PDIP

Dugaan Jual Beli Kamar Pasien, Pihak RSUD Tangerang Menantang Politisi PDIP, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Dugaan Jual Beli Kamar Pasien, Pihak RSUD Tangerang Menantang Politisi PDIP, Berita651

Dugaan Jual Beli Kamar Pasien, Pihak RSUD Tangerang Menantang Politisi PDIP, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Dugaan Jual Beli Kamar Pasien, Pihak RSUD Tangerang Menantang Politisi PDIP, 651, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Dugaan Jual Beli Kamar Pasien, Pihak RSUD Tangerang Menantang Politisi PDIP

A.Nizar, Bagian HPI RSUD Kab.Tangerang- Trustkota.com
A.Nizar, Bagian HPI RSUD Kab.Tangerang- Trustkota.com

TRUSTKOTA TANGERANG – Pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Tangerang menyangkal atas adanya praktik calo yang memperjual belikan kamar perawatan. Hal itu menyusul ungkapan anggota Komisi II DPRD Kabupaten Tangerang, Marsono.

Bahkan, pihak RSUD juga menantang politisi PDIPerjuangan itu untuk menyebutkan nama calo yang memperjual belikan ruang perawatan.

“Silahkan, kalau memang Pak Marsono ada buktinya, tunjuk hidungnya dan serahkan nama calo itu ke saya. Kami akan tindak tegas,” kata Ahmad Nizar bagian Hukum Publikasi dan Informasi (HPI) RSUD Kabupaten Tangerang kepada Trustkota.com, Jumat (16/10/2015).

Menurutnya, pihak RSUD sudah melakukan pengawasan ketat untuk membersihkan aktivitas percaloan dengan membentuk tim khusus.

“Masalah calo itu cerita lama, sekarang sudah tidak ada lagi. Sudah kita benahi,” ujarnya.

Namun, Nizar mengungkapkan, praktik calo memang pernah ada di RSUD Kabupaten Tangerang. “Dulu memang pernah ada. Tapi setelah ketahuan oleh pihak RSUD, calo tersebut langsung dikeluarkan. Bahkan sudah ada dua pegawai yang dipecat,” tandasnya.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang Naniek Isnaini mengatakan, praktek jual beli kamar di RSUD Kabupaten Tangerang sudah dilakukan pencegahan.

“Setahu saya, Direktur dan jajarannya sudah melakukan tindakan-tindakan pencegahan terkait jual beli kamar,” tukas Naniek. (cun/joe)