Dua Spesialis Curanmor di Tangerang Ambruk di Tembak

Dua Spesialis Curanmor di Tangerang Ambruk di Tembak, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Dua Spesialis Curanmor di Tangerang Ambruk di Tembak, Berita682

Dua Spesialis Curanmor di Tangerang Ambruk di Tembak, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Dua Spesialis Curanmor di Tangerang Ambruk di Tembak, 682, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Dua Spesialis Curanmor di Tangerang Ambruk di Tembak

Dua spesialis Curanmor yang dilumpuhkan polisi.
Dua spesialis Curanmor yang dilumpuhkan polisi.

TIGARAKSA TRUSTKOTA-Dua anggota komplotan curanmor ditembak kakinya oleh aparat Satuan Reskrim Polresta Tangerang, karena berusaha melawan saat ditangkap. Kedua pelaku telah mencuri sekitar 100 motor di wilayah Tangerang.

Keduanya adalah MN dan OS, yang tergabung dalam Kelompok Lebak. Mereka beraksi bersama rekannya, FR, SL dan RL yang telah dibekuk.

“Mereka komplotan spesialis curanmor. Di Tangerang, mereka sudah melakukan aksinya di 100 TKP,” kata Kasat Reskrim Polresta Tangerang Aris Triyunarko, Rabu (27/6).

Modus mereka mencuri yakni merusak kunci kontak sepeda motor dengan kunci leter T. Mereka mengincar sepeda motor yang terparkir di depan rumah dan tempat parkir. Aksi mereka sangat cepat hingga tidak diketahui korban.

“Kalau ketahuan¬† mereka menggunakan sajam untuk mengancam korban. Tapi belum ada yang dilukai selama mereka melakukan aksi,” jelas Aris.

Barang bukti pencurian tersebut kemudian dikirim ke penadah di Lampung dan Banten untuk dijual. Hasil penjualan mereka bagi rata. “omzet mereka per bulan mencapai Rp 40 juta,” ungkapnya.

Ke lima tersangka dibekuk bergantian oleh petugas pada 26 Agustus 2014. Untuk tersangka MN dan OS terpakaa dilumpuhkan kakinya karena melawan petugas.

Selain menangkap kelompok Lebak. Polisi juga menangkap dua kelompok Lampung. Diantaranya EP, RT, AN, RZ, RI dan DD, ditangkap pada 16 Juli 2014. Lalu IS dan AL ditangkap pada 8 Agustus 2015.

“Total pelaku yang diamankan 13 orang. Lima diantaranya adalah residivis yang sudah berkali kali keluar masuk penjara karena kasus curanmor. Sedangkan barang bukti yang disita sebanyak 25 sepeda motor, 3 golok dan 7 leter T,” papar Aris. (Cun/dik)