Dua Pelaku Curas dalam Taxi Diringkus

Dua Pelaku Curas dalam Taxi Diringkus, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Dua Pelaku Curas dalam Taxi Diringkus, Berita997

Dua Pelaku Curas dalam Taxi Diringkus, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Dua Pelaku Curas dalam Taxi Diringkus, 997, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Dua Pelaku Curas dalam Taxi Diringkus

ZK alias kamba dan EH alias pincang, dua pelaku Curas yang biasa  beraksi dalam Taxi saat di Mapolres Kota Tangerang.
ZK alias kamba dan EH alias pincang, dua pelaku Curas yang biasa beraksi dalam Taxi saat di Mapolres Kota Tangerang.

TRUSTKOTACOM – Dua pelaku Pencurian dengan Kekerasan (Curas) yang biasa beraksi dalam taxi diringkus petugas Polres Kota Tangerang. Kedua tersangka yang ditangkap itu, masing-masing ZK alias kamba dan EH alias pincang.

Kapolres Kota Tangerang Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Bambang Priyo Andogo mengatakan, kedua tersangka ditangkap saat sedang mencuci mobil taksinya di Jalan Pahlawan Seribu, tepatnya di depan Graha Telkom BSD Kelurahan Lengkong Wetan, Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

“Kedua tersangka ditangkap berdasarkan informasi dari warga, bahwa pelaku yang melakukan perampasan di dalam taxi di kawasan Serpong, beberapa waktu lalu adalah sopir tembak. Dari penyelidikan ternyata pelaku mengakui perbuatannya,” ujar Bambang, Jumat (26/04/2013).

Menurutnya, modus kedua pelaku dalam melancarkan aksinya, berpura-pura mencari penumpang di jalan raya. Setelah mendapat penumpang, lalu masuk teman tersangka dan membawa korbannya berputar-putar. Di tengah perjalanan, pelaku kemudian membekap dan merampas barang-barang berharga milik korbannya.

Kasat Reskrim Polres Kota Tangerang Kompol Shinto Silitonga menambahkan, tersangka ZK alias Kamba merupakan sindikat perampasan dalam taksi yang masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) Polda Metro Jaya.

“ZK alias Kamba ini sempat melarikan diri ke Padang, Sumatera Barat selama 6 bulan. Merasa sudah aman, dia kembali dan merekrut EH alias pincang untuk membantu aksi jahatnya,” jelas Shinto.

Dari kedua tangan tersangka, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa satu unit mobil taxi warna putih dengan logo Koperasi Taxi (B 1607 MX) yang biasa digunakan pelaku beraksi dan 1 unit hp galaxy tab warna hitam serta 1 unit hp blackberry pearl warna putih. (cun/ges)