Dua Pekan, Operasi Zebra Polrestro Tangerang Jaring 3.495 Kendaraan

Dua Pekan, Operasi Zebra Polrestro Tangerang Jaring 3.495 Kendaraan, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Dua Pekan, Operasi Zebra Polrestro Tangerang Jaring 3.495 Kendaraan, Berita285

Dua Pekan, Operasi Zebra Polrestro Tangerang Jaring 3.495 Kendaraan, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Dua Pekan, Operasi Zebra Polrestro Tangerang Jaring 3.495 Kendaraan, 285, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Dua Pekan, Operasi Zebra Polrestro Tangerang Jaring 3.495 Kendaraan

Ilustrasi. (net)
Ilustrasi. (net)

TRUSTKOTACOM – Operasi Zebra Polres Metro Tangerang, yang dimulai sejak 28 November hingga 10 Desember 2013, berhasil menindak sebanyak 3.495 kendaraan, baik roda dua (R2)  maupun roda empat (R4).

126 kendaraan R2 hingga kini masih dikandangkan di Mapolrestro Tangerang. Pasalnya, pengendaranya mayoritas anak yang masih dibawah umur.

“Mayoritas kendaraan yang dikandangkan itu adalah kendaraan yang dikendalikan oleh anak dibawah umur (16 tahun ke bawah),” kata Kasat Lantas Polres Metro Tangerang, Ajun Komisaris Besar Gunawan, Selasa (10/12/2013).

Menurutnya, mereka baru bisa mengambil kendaraannya, setelah mengikuti sidang di Pengailan Negeri Tangerang serta  membawa orang tuanya untuk membuat surat pernyataan. “Jadi surat pernyataan itu langsung dibuat oleh orang tuanya di Polres Metro Tangerang,” kata Kasat Lantas.

Itu dilakukan, tambahnya, karena mayoritas orang tua di Kota Tangerang merasa bangga apabila anaknya itu membawa sepeda motor ke sekolah.

Padahal, kata dia, resikonya sangat besar. Mengingat anak seusia itu  masih labil dan kerap ugal-ugalan di jalanan.” Prioritas kita di oprasi Zebra ini adalah anak-anak dibawah umur dan mereka yang memotong arus lalu lintas,” tandasnya.

Lebih jauh Kasat Lantas menjelaskan, guna meminimalisir pengguna kendaraan di bawah umur, pihaknya di musim oprasi Zebra, lebih intensif memberikabn penyuluhan-penyuluhan ke sekolah-sekolah SMP dan SMA.

“Tujuannya tidak lain untuk memberikan wawasan kepada pelajar agar tertib berlalu lintas. Kita Lebih intensif ke sekolah-sekolah, selain untuk memberikan wawasan kepada  siswa-siswi juga sosialisasi kepada para orang tua dan guru agar anak-anak tersebut tidak membawa kendaraan ke sekolah,” ujarnya.

Dan sosialisasi tersebut, kata Kasat Lantas, dilakukan pula dengan membuat spanduk-spanduk yang di tebar di wilayah kota Tangerang. (tmn/ges)