Dua Mobil Terperosok, Jalan Tigaraksa-Cisoka Macet Total

Dua Mobil Terperosok, Jalan Tigaraksa-Cisoka Macet Total, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Dua Mobil Terperosok, Jalan Tigaraksa-Cisoka Macet Total, Berita783

Dua Mobil Terperosok, Jalan Tigaraksa-Cisoka Macet Total, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Dua Mobil Terperosok, Jalan Tigaraksa-Cisoka Macet Total, 783, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Dua Mobil Terperosok, Jalan Tigaraksa-Cisoka Macet Total

Mobil Pengankut Kayu Bakar Terperosok di Jalan Tigaraksa-Cisoka
Mobil Pengankut Kayu Bakar Terperosok di Jalan Tigaraksa-Cisoka

TRUSKOTACOM – Dua mobil terperosok kubangan sedalam 65 cm, tepatnya di Desa Pete, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang. Akibatnya, jalan utama yang menghubungkan Tigaraksa-Cisoka macet total sepanjang 3KM.

Dua mobil yang apes itu yakni mobil losbak pengangkut asbes dan mobil losbak pengangkut kayu bakar.

Badrudin sopir mobil losbak (B 9462 WC) pengangkut kayu bakar mengaku, mobil yang ia kendarai bisa terperosok kedalam lobang sedalam 65 Centimeter, lantaran lobang tersebut tergenang air.

” Kubangannya dipenuhi air, dari kejauhan tidak keliatan ada lobang,” kata Badrudin

Camat Tigaraksa Mas Yoyon Suryana yang mengetahui peristiwa tersebut langsung turun tangan berinisiatif untuk mencoba mendorong mobil Badrudin. Karena tenaga yang mendorong tak sepadan, akhirnya mobil tersebut diderek mengunakan tali dengan di ikat ke truk.

” Karena mobil terperosok di lobang yang cukup dalam, ahirnya ditarik dengan menggunakan truck,” katanya

Menurut Yoyon, di sepanjang jalan raya Tigaraksa-Cisoka, ada empat titik kubangan dengan kedalaman berkisar antara 50 cm hingga 65 cm.

” Kita sudah tiga kali melakukan pengurukan, sebenarnya ini jalan raya ranahnya Provinsi Banten,” tambah Yoyon

Yoyon berharap, pemprov Banten untuk bisa tanggap dalam perbaikan jalan raya.” Seyogyanya Pemprov Banten bisa tanggap, toh kalau memang ada anggrannya, cobalah diperbaiki, paling tidak lakukan perawatan untuk pencegahan dini terhadap kecelakaan,” katanya.

Sementara, Babinsa Desa Pete Saleh mengaku terperosoknya kendaraan kekubangan tersebut hampir setiap hari. Sebab kata dia ini satu-satunya jalan yang menghubungkan Tigaraksa-Cisoka.

“Kejadian ini hampir setiap hari, sebab rusaknya parah, ditambah musim hujan, otomatis kendaraan tak bisa menghindar,” katanya. (cun)

HipnoGasm 250 x 250

Berita Terkait