Dua Kelompok Bertikai, Toba Kafe Disegel Polisi

Dua Kelompok Bertikai, Toba Kafe Disegel Polisi, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Dua Kelompok Bertikai, Toba Kafe Disegel Polisi, Berita550

Dua Kelompok Bertikai, Toba Kafe Disegel Polisi, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Dua Kelompok Bertikai, Toba Kafe Disegel Polisi, 550, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Dua Kelompok Bertikai, Toba Kafe Disegel Polisi

Toba Kafe di Citra Raya Disegel Polisi
Toba Kafe di Citra Raya Disegel Polisi

TRUSTKOTA TANGERANG – Toba Kafe, di kawasan Mardigrass, Citra Raya, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang, disegel polisi, Rabu (18/7/18). Penyegelan itu buntut dari peristiwa pertikaian yang diduga melibatkan dua kelompok dari etnis tertentu.

“Untuk sementara kafr kita tutup. Agar pemeriksaan dan penyelidikan dapat berjalan maksimal,” kata Kapolresta Tangerang Kombes Pol Sabilul Alif.

Pada saat yang sama, Kapolres juga memanggil perwakilan dari kedua kelompok itu. Kepada kedua kelompok itu, Kapolres menegaskan tidak akan menolerir tindakan-tindakan yang dapat menggagu keamanan dan meresahkan masyarakat.

“Tanpa melihat latar belakang. Siapa pun dan dari kelompok mana pun yang membuat resah dan mengganggu ketertiban, akan kami tindak. Tidak ada premanisme dan backing-backingan,” tegasnya.

Kapolres memerintahkan agar kedua kelompok itu diperiksa dan kasusnya ditindaklanjuti. Langkah itu, kata Kapolres, sebagai efek jera serta untuk meminimalisir terjadinya pertikaian susulan. Bila tidak ditangani dengan maksimal, kata Kapolres, dikhawatirkan persoalan menjadi lebih besar.

“Kami berusaha membuat aman masyarakat. Bila ada oknum atau kelompok tertentu yang membuat onar akan kami sikat. Dan masyarakat jangan ragu melapor, pasti akan kami lindungi,” kata Kapolres.

Saat kepolisian bersama unsur pemerintah daerah memeriksa isi Kafe, ditemukan puluhan botol minuman beralkohol. Di lantai dua kafe, terdapat semacam mini bar dan live music.

Camat Panongan Prima Saras Puspa yang turut memeriksa menyatakan bahwa Kafe itu menyalahi perizinan karena tertutup dan menjual minuman beralkohol.

“Izinnya kafe. Tapi izin kafe itu tidak boleh menjual minuman b
eralkohol dan dengan ruangan tidak tertutup,” kata Prima.

Puluhan botol minuman beralkohol itu pun diamankan. Sementara kedua kelompok termasuk pemilik kafe dibawa ke Polsek Panongan untuk dimintai keterangan. (rls/red)