Dua Kader Golkar Direkom PPP, Begini Tanggapan PDIP

Dua Kader Golkar Direkom PPP, Begini Tanggapan PDIP, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Dua Kader Golkar Direkom PPP, Begini Tanggapan PDIP, Berita632

Dua Kader Golkar Direkom PPP, Begini Tanggapan PDIP, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Dua Kader Golkar Direkom PPP, Begini Tanggapan PDIP, 632, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Dua Kader Golkar Direkom PPP, Begini Tanggapan PDIP

Muhlis, Sekretaris DPC PDIP KabKabupatenTangerang (dok TRUSTKOTA. com)
Muhlis, Sekretaris DPC PDIP KabKabupatenTangerang (dok TRUSTKOTA. com)

TRUSTKOTA TANGERANG- PDI Perjuangan menanggapi keputusan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang merekom dua kader Golkar di Pilkada Kabupaten Tangerang.

“Kami hargai kedaulatan setiap parpol yang telah mengeluarkan rekom pada pilkada Kabupaten Tangerang. Termasuk keputusan PPP, NasDem dan lainnya,” ujar Muhlis, Sekretaris DPC PDIP Kabupaten Tangerang, Rabu (13/9/2017).

Terang Muhlis, keputusan Parpol harus dihargai dan dihormati dalam setiap kancah pemilu raya. Dan pihaknya tidak mau masuk ke ranah kedaulatan Parpol yang telah memutuskan calon kandidat.

Ditanya siapa yang akan direkom PDIP, Ketua Fraksi PDIP DPRD Provinsi Banten yang pernah berlaga di Pilkada KabKabupaten Tangerang ini mengungkapkan, pihak DPP sedang menggodok siapa yang akan direkom.

“Tentu keputusannya akan memprioritaskan kandidat yang telah memdaftar ke PDIP,” katanya.

Selain itu, papar Muhli, pihak DPP juga sedang melihat survey elektabilitas kandidat dan suara dari akar rumput. “Tapi yang jelas, kami sudah terbiasa bermain di injure time,” pungkasnya.

Perlu diketahui, PPP telah merekom calon Petahana A Zaki Iskandar dan wakil Mad Romli, Ketua DPRD Kabupaten Tangerang. Kedua calon tersebut merupakan kader Golkar.

Sementara, kandidat yang telah mendaftar ke PDIP yakni A Zakii Iskandar, Topari, Dwi Jatmiko, Indah Rusmiati, Sunarto, Nanang dan Aida Hubaedah. (joe)