DPRD Kota Tangerang Kecam RS yang Menolak Pasien Berobat

DPRD Kota Tangerang Kecam RS yang Menolak Pasien Berobat, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, DPRD Kota Tangerang Kecam RS yang Menolak Pasien Berobat, Berita420

DPRD Kota Tangerang Kecam RS yang Menolak Pasien Berobat, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, DPRD Kota Tangerang Kecam RS yang Menolak Pasien Berobat, 420, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, DPRD Kota Tangerang Kecam RS yang Menolak Pasien Berobat

Rumah Sakit (RS) Sitanala, Kota Tangerang.
Rumah Sakit (RS) Sitanala, Kota Tangerang.

TRUSTKOTACOM - Kabar duka yang dialami Agung Satrio (17), warga Kampung Kelapa, RT 07 RW 03, Kelurahan Cikokol, Kota Tangerang, seorang pasien Jamkesmas yang menghembuskan nafas terakhir dirumahnya, setelah di tolak berobat di Rumah Sakit (RS) Sitanala, membuat geram Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat.

Wakil DPRD Kota Tangerang, Gatot Wibowo mengecam keras pihak Rumah Sakit (RS), yang menolak seorang pasien untuk berobat.Gatot meminta kepada seluruh RS yang ada di Kota Tangerang agar melayani pasien yang ingin berobat.

“Seharusnya, pihak rumah sakit itu harus mengedepankan sosialnya, jangan hanya mementingkan bisnisnya saja. Kalau memang di RS itu sedang penuh, berikanlah pertolongan pertama,” ujar Gatot, Rabu (11/12/2013).

Gatot juga meminta kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang, untuk mengambil langkah tegas, jika benar ada RS yang masih saja menolak pasien miskin berobat di Kota Tangerang.

“Saya juga akan mendorong komisi terkait, untuk turun menyelesaikan permasalahan ini,” tandasnya.

Sementara, saat www.trustkota.com hendak mengkonfirmasi, tak ada satu pun perwakilan dari pihak RS Sitanala Kota Tangerang yang bersedia ditemui, dengan alasan masih dalam keadaan sibuk.

“Sudah saya sampaikan mas, tapi beliau masih ada rapat,” kata salah seorang petugas Sequrity di RS itu.

Seperti diberitakan sebelumnya, Agung Satrio (17), warga Kampung Kelapa, RT 07 RW 03, Kelurahan Cikokol, Kota Tangerang, seorang pasien Jamkesmas yang di tolak Rumah Sakit (RS) Sitanala, Rabu (11/12/2013), menghembuskan nafas terakhir, di rumahnya.

Agung dimakamkan berdekatan dengan makam ayahnya di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kampung Kelapa, yang tak jauh dari rumahnya, pemakaman almarhum di iringi oleh puluhan pelayat, sebelum dimakamkan, jenazah disholatkan di Musholla Nurul Iman Cikokol, yang tak jauh dari rumahnya.

Di pemakaman Ny.Anti Sujarmiati (45) ibu dari Agung Satrio, jatuh pingsan karena tak kuasa menahan duka dan derita yang dialaminya karena Agung adalah anak Ny.Anti satu-satunya.

Sejumlah kerabat dan keluarga berusaha menyemangati, agar Ny Anti tabah dan ikhlas dalam menghadapi musibah yang dialaminya.

“Saya dendam sama dokter di rumah sakit itu, coba kalau kemarin anak saya langsung ditangani, mungkin tidak akan seperti ini,” kata Ny Anti, penuh duka.

Agung sendiri harus meregang nyawa setelah dua pekan mengalami sakit demam disertai kejang-kejang dan gangguan saraf di kepala belakangnya, akibat kecelakaan yang menimpanya beberapa bulan yang lalu.

Berbekal kartu Jamkesmas, upaya keluarga terus dilakukan dengan berobat ke Puskesmas dan di rujuk ke RS Sitanala Kota Tangerang. Namun sayang, pihak RS Sitanala menolak menanganinya, dengan alasan tidak ada dokter, sebaliknya, Agung disarankan agar dibawa RSCM Jakarta.

Ny Anti yang bingung dengan jawaban pihak RS Sitanala itu, akhirnya membawa pulang kembali Agung ke rumahnya. (ges)