DPRD Kabupaten Tangerang Gelar Hearing Bahas Pilkades Serentak

DPRD Kabupaten Tangerang Gelar Hearing Bahas Pilkades Serentak, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, DPRD Kabupaten Tangerang Gelar Hearing Bahas Pilkades Serentak, Berita163

DPRD Kabupaten Tangerang Gelar Hearing Bahas Pilkades Serentak, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, DPRD Kabupaten Tangerang Gelar Hearing Bahas Pilkades Serentak, 163, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, DPRD Kabupaten Tangerang Gelar Hearing Bahas Pilkades Serentak

ilustrasi
ilustrasi

TIGARAKSA TRUSTKOTA – Komisi I DPRD Kabupaten Tangerang menggelar hearing bersama sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) setempat, Selasa (27/01/2015).

Rapat pembahasan persiapan pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak itu berlangsung di ruang gabungan kantor DPRD Kabupaten Tangerang.

Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Tangerang, H. Bahruddin mengatakan, para Camat harus bisa memembatu agar proses pelaksanan Pilkades berjalan dengan lancar dan terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan.

“Kita harapkan proses Pilkades ini berjalan dengan lancar. Untuk menghindari kecurangan, tahapan Pilkades ini juga harus diawasi secara ketat,” Kata Bahrudin.

Selain itu, Bahrudin juga meminta agar Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) turut andil dalam pengamanan pelaksanaan Pilkades yang akan digelar serentak.

Pemkab Tangerang pada Juli 2015 mendatang akan menggelar Pilkades serentak di 78 Desa yang tersebar di 26 Kecamatan. Untuk Pilkades tersebut, Pemkab Tangerang juga sudah mengalokasikan dana sebesar Rp10,5 Miliar.

Kepala Bagian Pemerintah Desa (Kabag Pemdes), H. Deni Iskandar mengatakan, Pemkab Tangerang telah mematok standar pendidikan calon Kades minimal SMA/sederajat.

“Termasuk ijazahnya paket C juga. Asalkan, lulusannya SMA/Sederajat,” kata Kepala Bagian Pemerintah Desa, Deni Iskandar.

Meski demikian, jelas Deni, calon Kades wajib melampirkan ijazah, mulai dari tingkat SD, SMP dan SMA, yang telah diakui keabsahannya atau dilegalisir.(Cun/Riz)