DPRD Kabupaten Tangerang Akan Evaluasi Proyek Renovasi Gedungnya

DPRD Kabupaten Tangerang Akan Evaluasi Proyek Renovasi Gedungnya, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, DPRD Kabupaten Tangerang Akan Evaluasi Proyek Renovasi Gedungnya, Berita521

DPRD Kabupaten Tangerang Akan Evaluasi Proyek Renovasi Gedungnya, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, DPRD Kabupaten Tangerang Akan Evaluasi Proyek Renovasi Gedungnya, 521, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, DPRD Kabupaten Tangerang Akan Evaluasi Proyek Renovasi Gedungnya

Gedung DPRD Kabupaten Tangerang.
Gedung DPRD Kabupaten Tangerang.

TRUST TIGARAKSA - DPRD Kabupaten Tangerang, dalam waktu dekat ini akan mengevaluasi pengerjaan renovasi gedung DPRD setempat yang hingga saat ini tak kunjung selesai.

Ketua DPRD Kabupaten Tangerang, Mad Romli mengatakan, proyek yang menelan anggaran sebesar Rp 11 milyar lebih dari dana APBD Kabupaten Tangerang, sesuai kontrak seharusnya selesai 31 Agustus 2014.

Namun hingga saat ini proyek tersebut belum rampung dan pengerjaanya mendapat adendum 60 hari.

“Kita akan menanyakan kepada Dinas terkait, kenapa proyek tersebut tidak selesai sesuai dengan waktu kontrak yang sudah ditentukan,” kata Mad Romli, Senin (01/09/2014).

Menurut Romli, molornya pengerjaan renovasi gedung dewan itu disebabkan tidak profesionalnya pihak kontraktor.

Hal yang sama diungkapkan oleh Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Tangerang, Akmaludin Nugraha.

“Selain akan memanggil Dinas terkait, kami juga akan memanggil pihak kontraktor yang mengerjakan proyek tersebut,” tandasnya.

Menurutnya, gedung sementara yang saat ini digunakan untuk berkantor DPRD itu tidak memadai. Sehingga, perpindahan ke gedung yang saat ini sedang direnovasi sangat mendesak.

Terpisah, Kepala Dinas Cipta Karya Kabupaten Tangerang, Taufik Emil mengatakan, molornya pengerjaan renovasi gedung DPRD yang dilaksanakan PT. Gema Gita Nusantara, disebabkan karena waktunya terpotong oleh penataan ruang untuk kantor sementara para anggota dewan dan sekertariatnya  di gedung BKD dan penataan ruang untuk ruangan paripurna sementara di gedung PU.

“Karena terkendala dengan hal itu, proyek tersebut tidak bisa selesai pada Agustus 2014 ini,” katanya kepada trustkota.com beberapa waktu lalu. (Cun)