Dituding Tidak Pro Pemuda, Panitia Perekrutan Dewan Pendidikan Pakai Jurus Diam

Dituding Tidak Pro Pemuda, Panitia Perekrutan Dewan Pendidikan Pakai Jurus Diam, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Dituding Tidak Pro Pemuda, Panitia Perekrutan Dewan Pendidikan Pakai Jurus Diam, Berita534

IMG_20170614_221032_451

TRUSTKOTA TANGERANG- Syarat batasan umur minimal 40 tahun daftar anggota dewan pendidikan Kabupaten Tangerang jadi persoalan.

Namun, pihak dari panitia perekrutan irit bicara saat dikonfirmasi wartawan di sekretariat pengambilan formulir pendaftaran di Kantor Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Tangerang.

“Kalau soal persyaratan saya tidak tahu,” ujar Aceng Sakur, Kepala Sekretariat Seleksi Anggota Dewan Pendidikan Kabupaten Tangerang kepada trustkota.com, Rabu (14/6/2017).

Terang Aceng, dirinya tidak bisa menjelaskan soal umur minimal yang ditetapkan oleh Panitias Seleksi yang diketuai Sekretaris Dinas (Sekdis) Pendidikan Kabupaten Tangerang.

“Tanyanya langsung ke Ibu Sekdis saja sebagai Ketua Panitia. Bukan ranah saya, tugas saya hanya untuk menyediakan formulir pendaftaran,” tutur Aceng.

Sementara itu, Ketua Panitia Seleksi Anggota Dewan Pendidikan Kabupaten Tangerang Tini Warni belum bisa dikonfirmasi. Telepon genggamnya aktif namun tidak menjawab. Pesan singkat yang dikirim juga tak dibalas.

Sebelumnya diberitakan, Sekretaris DPD KNPI Kabupaten Tangerang Adang Akbaruddin mempersoalan atas salah satu syarat untuk menjadi anggota dewan pendidikan.

“Batasan umur minimal 40 tahun jelas mengganjal pemuda Tangerang yang hendak berkecimpung di dewan pendidikan,” tegas Adang.

Pria yang akrab disabap Abek ini menegaskan, jika panitia dewan pendidikan tidak pro terhadap pemuda. “Itu syarat yang sengaja ditetapkan untuk menjadi batu sandungan pemuda. Sungguh ironis!” pungkasnya. (joe)