Ditembak Tiga Kali, Bandar Sabu di Pasar Kemis Tetap Melawan Polisi

Ditembak Tiga Kali, Bandar Sabu di Pasar Kemis Tetap Melawan Polisi, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Ditembak Tiga Kali, Bandar Sabu di Pasar Kemis Tetap Melawan Polisi, Berita718

Ditembak Tiga Kali, Bandar Sabu di Pasar Kemis Tetap Melawan Polisi, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Ditembak Tiga Kali, Bandar Sabu di Pasar Kemis Tetap Melawan Polisi, 718, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Ditembak Tiga Kali, Bandar Sabu di Pasar Kemis Tetap Melawan Polisi

Ilustrasi Shabu-shabu.
Ilustrasi Shabu-shabu.

TANGERANG TRUSTKOTA – Aparat Satuan Narkoba Polres Kota Tangerang, menembak bandar narkotika jenis sabu, di Kampung Cilongok, Desa Sukamantri, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang.

Tersangka Muhamad Zunaedi alias Mario (27), terpaksa ditembak hingga tiga kali karena berusaha kabur dan merampas senjata petugas, setelah mengetahui pembeli sabu-sabu miliknya adalah Polisi yang menyamar.

Wakasat Narkoba Polres Kota Tangerang, AKP Wempy Santoso mengatakan, tersangka yang sudah menjadi target polisi itu disergap pada 19 September 2014, sekitar pukul 15.30 WIB.

Ketika itu, jelas Wempy, petugas yang sudah mengetahui ciri-ciri tersangka melakukan penyamaran berpura-pura sebagai pembeli. Setelah bertemu dan memperlihatkan barangya, anggota polisi yang menyamar itu langsung membekuknya. Saat hendak ditangkap, tersangka Mario berusaha kabur dan melawan petugas.

“Sempat terjadi perkelahian antara tersangka dengan anggota kami. Ahirnya petugas terpaksa melumpuhkan tersangka dengan timah panas,” terang Wempy, Senin, (22/09/2014).

Menurut Wempy, meski mengalami luka tembak di bagian punggung, perut dan paha, tersangka tetap nekat melawan petugas dan kabur.

Setelah melakukan pelacakan ke berbagai tempat, lanjut Wempy, ahirnya petugas menemukan buruanya tersebut di Rumah Sakit (RS) Sari Asih Kota Tangerang.

“Saat ini tersangka masih menjalani perawatan di RS Polri Kramat jati. Tersangka akan dijerat pasal 114 ayat 1 dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara,” kata Wempy.

Dari tangan tersangka, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa sabu seberat dua gram.(Cun/Dik).