Ditanya Kasus Komeng, Kasat Bilang Masih Proses

Ditanya Kasus Komeng, Kasat Bilang Masih Proses, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Ditanya Kasus Komeng, Kasat Bilang Masih Proses, Berita524

Ditanya Kasus Komeng, Kasat Bilang Masih Proses, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Ditanya Kasus Komeng, Kasat Bilang Masih Proses, 524, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Ditanya Kasus Komeng, Kasat Bilang Masih Proses

Komarudin alias Komeng.
Komarudin alias Komeng.

TANGERANG TRUSTKOTA-Penyidik Polres Kota Tangerang mengaku masih memproses dugaan penipuan yang dilakukan oleh Komarudin alias Komeng, Caleg DPRD Provinsi Banten terpilih dari Partai PDI-Perjuangan.

“Masih proses,” kata Kasat Reskrim Aris Tri Yunarko, saat ditanya sudah sejauh mana perkembangan kasus tersebut, melalui Blackbery Masanger (BBM).

Meski demikian, kasat yang baru menjabat beberapa bulan ini, enggak berkomentar terlalu banyak kepada penanganan kasus ini.

Terbukti saat ditanya apakah ada agenda pemeriksaan kepada pihak terlapor dan pelapor untuk kepentingan penyidikan, kasat tak menjawab.

Seperti diberitakan sebelumnya, orang dekat gubernur non aktif Ratu Atut Chosyiah ini dilaporkan oleh Mannen Y Siburian alias Herman, seorang pengusaha yang tinggal di Kelapa Dua, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang.

Modus Komeng tak lain menjanjikan proyek miliaran rupiah di Pemkot Tangerang Selatan (Tangsel), kepada Herman pada tahun 2011 lalu.

Herman yang percaya terhadap Komeng karena dekat dengan Ratu Atut Chosiyah, yang saat itu jadi gubernur banten. Komeng meminta uang (Setoran) sebesar Rp 125 juta kepada Herman.

Kata dia, bakal banyak paket (proyek) buat dia nanti di Tangsel. Saya disuruh tenang saja, ” jelas Herman, menirukan ucapan Komeng saat itu.

Dia juga menunjukan tandatangan Komeng yang ada di kwitansi dengan nominal penerimaan awal Rp 34 juta. Dalam kwitansi tersebut tetulis ‘paket Tangsel’.“Bagaiman saya tak percaya,” terangnya. (Cun/dik)