Disperindagkop Khawatir Gas 3 Kg Kena Dampak

Disperindagkop Khawatir Gas 3 Kg Kena Dampak, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Disperindagkop Khawatir Gas 3 Kg Kena Dampak, Berita354

Disperindagkop Khawatir Gas 3 Kg Kena Dampak, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Disperindagkop Khawatir Gas 3 Kg Kena Dampak, 354, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Disperindagkop Khawatir Gas 3 Kg Kena Dampak

Disperindagkop Kota Tangerang khawatir kenaikan harga gas 12 Kg memberikan dampak terhadap keteresediaan gas 3 Kg.
Disperindagkop Kota Tangerang khawatir kenaikan harga gas 12 Kg memberikan dampak terhadap keteresediaan gas 3 Kg.

TANGERANG TRUSTKOTA – Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop), Kota Tangerang, mengkhawatirkan kenaikan harga gas elpiji ukuran 12 Kilogram (Kg) di Kota Tangerang, berdampak pada ketersediaan gas elpiji ukuran 3 Kilogram. Dalam waktu dekat ini, Disperindagkop akan turun melakukan pemantauan langsung atas dampak-dampak kenaikan harga gas ini.

“Akibat kenaikan harga yang cukup signifikan tersebut diprediksi bakal mengalihkan penggunanya ke tabung gas melon. Kita khawatir akan berdampak pada ketersediaan gas 3 Kg,” kata Sudadi, Kabid Perdagangan Disperindagkop Kota Tangerang, Kamis (11/9/2014).

Menurutnya, dalam waktu dekat ini pihaknya akan turun kelapangan, guna memonitor dan mengantisipasi kelangkaan gas elpiji ukuran 3 kg. “Pasti, dalam waktu dekat kami akan melakukan kegiatan sidak ke lapangan. Kami akan melakukan pengawasan secara langsung,” tambah Sudadi.

Sementara itu, Koordinator Hiswana Migas Wilayah Kota Tangerang, Wahyudin mengatakan, hingga saat ini pihaknya belum melihat adanya peralihan penggunaan ke elpiji 3 kg. Pihaknya terus mengedepankan program Sistem Monitoring Elpiji 3 Kg (Simolek), guna mengantisipasi tindak kecurangan seperti penimbunan ataupun pengoplosan.

“Sejauh ini kami belum melihat ada peralihan yang signifikan. Yang jelas kami melalui Satgas wilayah masing-masing terus berupaya melakukan pengawasan,” terangnya. (Fth/Dik)