Tak Kuat Menahan Siksaan Majikan, PRT Loncat Dari Lantai 2

Tak Kuat Menahan Siksaan Majikan, PRT Loncat Dari Lantai 2, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Tak Kuat Menahan Siksaan Majikan, PRT Loncat Dari Lantai 2, Berita192

Tak Kuat Menahan Siksaan Majikan, PRT Loncat Dari Lantai 2, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Tak Kuat Menahan Siksaan Majikan, PRT Loncat Dari Lantai 2, 192, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Tak Kuat Menahan Siksaan Majikan, PRT Loncat Dari Lantai 2

Suasana lokasi kejadian.
Suasana lokasi kejadian.

TRUSTKOTACOM – Uun Unayah (20), seorang Pembantu Rumah Tangga (PRT) asal Serang, Selasa (12/11/2013) pagi, nekad terjun dari lantai 2 rumah majikannya, di Perumahan Cimone Mas Permai, Jalan Jayapura no 17, RW 04 Kelurahan Cimone, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang.

Warga yang ada dilokasi segera membawanya ke Rumah Sakit (RS) Sari Asih. Akibat aksi nekatnya itu, korban nampaknya mengalami patah tulang di bagian punggungnya.

“Saya melihat dia, ┬ásudah dibawah sedang kesakitan, kayanya tulang punggungnya ada yang patah, soalnya sewaktu duduk dia kesakitan. Dia cuma bilang kalau di rumah itu sering disiksa majikannya,” kata Eva (29) salah seorang warga dilokasi.

Saat ditemui di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS Sari Asih Karawaci, korban mengaku nekad terjun karena sudah tidak tahan dengan penyiksaan yang kerap dilakukan majikannya.

“Saya tadinya kerja ditempat ibunya di jakarta, terus saya disuruh bantuin ketempat anaknya di pa Heri itu, saya sudah 2 bulan kerja ditempat dia, namun dari awal kerja saya sering dipukuli dan ditendang,” kata Uun, PRT yang menjadi korban kekerasan majikannya, saat ditemui di RS Sari Asih Karawaci.

Ia mengaku selain disiksa, dirinya juga tidak diperbolehkan untuk keluar rumah dan berkomunikasi dengan siapapun termasuk keluarganya.

“Saya tidak boleh keluar, handphone saya juga diambil. Istrinya pa Heri selalu bilang kalau saya tidak bakal bisa keluar dari sini, makanya saya nekad loncat karena sudah tidak kuat,” ucapnya, sedih.

Hingga berita ini dilansir, sang majikan belum dapat dikonfirmasi. Sekeliling rumah tempat korban bekerja juga masih nampak ramai oleh warga yang ingin melihat-lihat. (ges)