Dishutbun Lebak Targetkan Rehabilitasi 1.250 Lahan Kritis

Dishutbun Lebak Targetkan Rehabilitasi 1.250 Lahan Kritis, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Dishutbun Lebak Targetkan Rehabilitasi 1.250 Lahan Kritis, Berita522

Dishutbun Lebak Targetkan Rehabilitasi 1.250 Lahan Kritis, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Dishutbun Lebak Targetkan Rehabilitasi 1.250 Lahan Kritis, 522, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Dishutbun Lebak Targetkan Rehabilitasi 1.250 Lahan Kritis

Ilustrasi (Net).
Ilustrasi (Net).

LEBAK,TRUSTKOTA-Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Kabupaten Lebak menargetkan sedikitnya 1.250 hektere lahan kritis pada tahun 2015 dapat di rehabilitasi.

Dengan begitu luas lahan kritis di Kabupaten Lebak tinggal menyisakan sekitar 5.495,88 hektare.

“Alhamdulillah,sejauh ini lahan kritis di lebak terus dapat ditekan melalui berbagai program rehabilitasi hutan.Tahun ini,1.250 hektare kita targetkan dapat di rehab melalui APBD dan APBN,”ujar Kepala Dishutbun Kabupaten Lebak Kosim Amsori,Sabtu (21/2).

Lanjutnya, terus berkurangnya lahan kritis di Kabupaten Lebak dari tahun ke tahun tidak lepas dari upaya yang di lakukan oleh seluruh lapisan masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Lebak melalui penanganan rehabilitasi hutan dan lahan (RHT).

Diantaranya, dengan program pembangunan pengadaan hutan produksi rakyat,rehabilitasi daerah tangkapan air,rehabilitasi sumber mata air,penanaman turus jalan,penanaman sempadan sungai,penanaman produk unggulan seperti,penanaman albasia,program kebun bibit rakyat (KBR),bibit untuk rakyat,dan swadaya yang di laksanakan melalui CSR dan perorangan.

“Penyebab terjadinya lahan kritis atau lahan kurang produktif,yaitu aksi penebangan yang di lakukan secara serampangan,”terangnya.

Menurut Kosim,pemanfaatan lahan untuknberbagai kepentingan yang tidak memperhatikan azas azas konservasi dan kelestarian dapat menimbulkan dapat negatif berupa lahan    kritis,longsor,kekeringan,dan banjir.

“Tidak berfungsinya daya hutan,tanah dan air secara baik yang dapat mengakibatkan menurunnya kwalitas lingkungan.Oleh karena itu,rehabilitas hutan dan lahan merupakan proritas utama dalam melestarikan hutan dan pembangunan kehutanan,salah satunya melalaui program Kegiatan KBR,”terangnya.

Ditambahkan Kepala Bidang Kehutanan Dishutbun Lebak Imam,pohon-pohon yang di tanam melalui program KBR di Lebak selain di tanam di lahan masyarakat,juga untuk penanaman di luar kawasan hutan seperti daerah tangkapan air,sumber mata air,daerah serapan,bendungan dan kanan kiri sungai,” Katanya. (Riz)