Dishub Lebak Amankan 5 Truk Pengangkut Pasir Basah

Dishub Lebak Amankan 5 Truk Pengangkut Pasir Basah, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Dishub Lebak Amankan 5 Truk Pengangkut Pasir Basah, Berita940

Dishub Lebak Amankan 5 Truk Pengangkut Pasir Basah, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Dishub Lebak Amankan 5 Truk Pengangkut Pasir Basah, 940, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Dishub Lebak Amankan 5 Truk Pengangkut Pasir Basah

Dishub Lebak ketika menegur truk pengangkut pasir basah yang juga overload di Kcamatan cimarga
Dishub Lebak ketika menegur truk pengangkut pasir basah yang juga overload di Kcamatan cimarga

LEBAK,TRUSTKOTA- Lima Truk pengangkut galian pasir basah dan overload berhasil diamankan Dinas Perhubungan Kabupaten Lebak, pasalnya penjualan pasir basah ini melanggar UU Lingkungan No. 32 Tahun 2009 tentang pengelolaan Lingkungan Hidup.

Kepala Dinas perhubungan kabupaten Lebak, Alkadri mengatakan, hari ini (Rabu 29/07/2015) pihaknya telah memberi teguran kepada 6 pengusaha galian pasir di kecamatan Cimarga.

“tujuan utamanya memberikan teguran kepada pengusaha yang ada di kecamatan Cimarga, Namun diperjalanan kami melihat ada aktivitas pengangkutan pasir basah yang juga overload, tanpa basa basi karena ini melanggar UU yang telah ditentukan , mobil tersebut kami kenakan tindakan penilangan,”Kata Alkadri , Di Cimarga, Rabu (29/07/2015).

Menurut Alkadri, pihaknya bersama satpol PP Lebak telah memberikan teguran beberapa kali dan sekarang pihaknya langsung turun kelapangan agar aktivitas penjualan  pasir basah bisa dihentikan.

“jika teguran ini tidak diindahkan juga, ketika melihat mobil truk yang mengangkut pasir basah dan overload , saya akan tahan kendaraan tersebut dan untuk truk pengangkut yang overload ┬ádalam aturan itu maksimalnya 20 cm dari bak mobil ,”jelasnya.

Untuk itu, Kata Alkadri , pihaknya berharap agar pengusaha Galian C di Lebak ini bisa menaati paeraturan yang berlaku dan jika tetap tidak mengindahkan teguran yang telah diberikan tindakan tegas seperti pencabutan izin operasi akan dilakukan.

“untuk sekarang ini pengusaha galian c di kecamatan cimarga seperti PT. Salim Pratama, PT.CItra, PT.PCB, PT.Dodo, PT Hera dan PT. Ibu Umihani hanya diberikan teguran secara langsung saja,”pungkasnya.

Hal senada dikatakan Camat Kecamatan Cimarga, pihaknya akan berusaha semaksimal mungkin agar pengangkutan pasir basah dan overload di Kecamatan Cimarga ini bisa dihentikan.

“saya akan terus berusaha agar pengusaha galian c di Cimarga ini tidak menjual pasir basah dan juga mengangkut muatan yang overload,”katanya.

Sementara, Temi salah satu Karyawan PT.Salim Pratama mengatakan , galian c ini telah beroperasi selama 10 tahun.

“saya akan ikuti dan patuhi peraturan yang ada asalkan teguran seperti ini sifatnya merata, dalam arti semua pengusaha galian c yang ada di Kaupaten Lebak itu diberikan kebijakan yang sama,’tandasnya. (Riz)