Disbudpar Pandeglang Hadirkan Wisata Petualangan dan Penelitian

Disbudpar Pandeglang Hadirkan Wisata Petualangan dan Penelitian, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Disbudpar Pandeglang Hadirkan Wisata Petualangan dan Penelitian, Berita251

Disbudpar Pandeglang Hadirkan Wisata Petualangan dan Penelitian, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Disbudpar Pandeglang Hadirkan Wisata Petualangan dan Penelitian, 251, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Disbudpar Pandeglang Hadirkan Wisata Petualangan dan Penelitian

Disbudpar Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, menawarkan paket wisata minat khusus bagi wisatawan yang tertarik petualangan dan penelitian.
Disbudpar Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, menawarkan paket wisata minat khusus bagi wisatawan yang tertarik petualangan dan penelitian.

PANDEGLANG TRUSTKOTA – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, menawarkan paket wisata minat khusus bagi wisatawan yang tertarik petualangan dan penelitian.

Kepala Seksi Promosi Disbudpar Kabupaten Pandeglang Imron Mulyana di Pandeglang, menyatakan dalam paket wisata tersebut para wisatawan akan menikmati hiburan serta pengalaman yang sulit untuk dilupakan.

“Dalam paket tersebut ada beberapa kegiatan yang akan diikuti para wisatawan, di antaranya menyusuri Cigeunteur dengan menggunakan kano, menanam terumbu karang dan trekking ke Gunung Honje yang berada di kawasan Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK),” katanya.

Ia menyatakan, saat menyusuri Sungai Cigeundeur, para wisawatan akan menyaksikan aneka jenis hewan seperti ular dan sebagainya jadi bisa sambil melakukan penelitian.

Demikian juga ketika trekking ke Gunung Honje wisatawan bisa menyaksikan aneka jenis hewan, termasuk yang langka seperti badak bercula satu atau badak jawa, owa jawa, dan banteng.

“Gunung Honje masuk dalam wilayah TNUK yang merupakan habitat badak bercula satu yang tidak akan ditemui dimana pun, karena hanya ada di TNUK,” katanya.

Setelah sampai di Gunung Honje, kata dia, wisatawan akan menyaksikan air terjun Paniis, yang tingginya 12 meter dan memiliki keunikan karena bentuknya bertangga.

Imron menyatakan, untuk paket wisata minta khusus itu, para wisatawan hanya mengeluarkan biaya Rp600 ribu per orang, itu sudah termasuk pemandu wisata dan pembawa barang-barang.

“Biaya tersebut juga termasuk perjalanan dari Jakarta menuju lokasi, makan serta akomodasi lainnya. Pokoknya tidak ada biaya lain yang dikeluarkan oleh wisawatan,” katanya.

Menurut dia, para wisatawan akan berada di lokasi dan menikmati paket wisata itu selama tiga hari, yakni Jumat-Minggu.Wisawatan, kata dia, juga akan dibekali dengan izin masuk dari Balai TNUK, karena akan bertualangan di kawasan TNUK.

“Paket wisata ini diluncurkan bekerja sama dengan Balai TNUK Pandeglang,” tambahnya.

Mengenai minat paket tersebut, menurut dia, cukup banyak dan hampir seluruhnya merupakan wisatawan yang senang berpetulangan serta penelitian. (Den)