Dinilai Tidak Tegas, KPU Kota Tangerang Disimbolkan Ayam Negeri

Dinilai Tidak Tegas, KPU Kota Tangerang Disimbolkan Ayam Negeri, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Dinilai Tidak Tegas, KPU Kota Tangerang Disimbolkan Ayam Negeri, Berita131

Dinilai Tidak Tegas, KPU Kota Tangerang Disimbolkan Ayam Negeri, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Dinilai Tidak Tegas, KPU Kota Tangerang Disimbolkan Ayam Negeri, 131, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Dinilai Tidak Tegas, KPU Kota Tangerang Disimbolkan Ayam Negeri

Perwakilan aksi, saat memberikan seekor Ayam Negeri, sebagai simbol lemanya KPU.
Perwakilan aksi, saat memberikan seekor Ayam Negeri, sebagai simbol lemanya KPU.

TRUSTKOTACOM – Puluhan orang yang tergabung dalam koalisi masyarakat Kota Tangerang, Selasa (23/07/2013) siang, menggeruduk Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU), yang berlokasi di Jalan Nyi Mas Melati, Kota Tangerang.

Dalam aksi itu, puluhan orang yang kecewa terhadap sikap KPU karena dinilai tidak tegas dalam melakukan tahapan Pemilukada, memberikan seekor ayam negeri kepada anggota KPU sebagai simbol lemahnya KPU.

“KPU Kota Tangerang tidak tegas dalam melakukan tahapan pemilukada. Kami juga membawa seekor ayam negeri, untuk kami serahkan ke Ketua KPU, Syafril Elain, sebagai simbol lemahnya sikap mereka dalam melakukan tahapan pemilukada ini,” kata Koordinator Aksi, Nanang Hartono.

Menurutnya, KPU Kota Tangerang telah menciderai demokrasi didalam aturannya sendiri. Pasalnya, pada saat penjadwalan tes kesehatan Bakal Calon (Balon) walikota / wakil walikota Tangerang, sudah ditentukan, KPU menerima permohonan pengunduran Jadwal pasangan Balon Arief-Sachrudin.

“Seharusnya KPU tetap pada aturan yang berlaku. Kalau memang sudah ditetapkan, ya jalankan sesuai dengan mekanismenya. Jangan kaya ayam sayur,” ketusnya.

Sementara, Ketua KPU Kota Tangerang, Syafril Elain, saat menemui pendemo mengatakan, akan tetap melakukan tahapan selanjutnya. Namun segala bentuk aspirasi masyarakat akan dijadikan catatan dan dibawa kedalam rapat pleno. “Kami akan tetap pada keputusan kami. Namun apaa yang telah disampaikan masyarakat, akan menjadi catatan kami dalam pleno nanti.,” pungkasnya. (ges)