Diduga Tak Berizin, Cipta Karya Periksa Pembangunan Midtown

Diduga Tak Berizin, Cipta Karya Periksa Pembangunan Midtown, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Diduga Tak Berizin, Cipta Karya Periksa Pembangunan Midtown, Berita455

Diduga Tak Berizin, Cipta Karya Periksa Pembangunan Midtown, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Diduga Tak Berizin, Cipta Karya Periksa Pembangunan Midtown, 455, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Diduga Tak Berizin, Cipta Karya Periksa Pembangunan Midtown

Taufik Emil, Kadis Cipta Karya Kab.Tangerang -Foto Joewanda/Trustkota.com
Taufik Emil, Kadis Cipta Karya Kab.Tangerang -Foto Joewanda/Trustkota.com

TRUSTKOTA TANGERANG – Dinas Cipta Karya Kabupaten Tangerang akan segera memeriksa proyek pembangunan Apartemen Midtown yang diduga belum mengantongi izin.

“Nanti kita akan cek kelengkapan perizinannya,” ujar Taufik Emil, Kepala Dinas Cipta Karya Kabupaten Tangerang kepada Trustkota.com, Kamis (10/9/2015).

Menurut Emil, dalam ketentuan pembangunan Apartemen harus mengikuti prosedur perizinan yang berlaku. Salah satu izin yang dimaksud yakni kajian ruang yang dilakukan Dinas Cipta Karya.

Nantinya, lanjut Emil, kajian ruang tersebut akan menjadi rekomendasi bagi pengurusan perizinan lainya seperti Amdal, izin gangguan (HO) hingga pengurusan Izin Mendirikan Bangunan (IMB-).

Diberitakan sebelumnya, belum adanya kejelasan mengenai perizinan Apartemen Midetown, milik Sumarecon, Serpong tersebut sempat diungkapkan Ketua DPRD Kabupaten Tangerang, Mad Romli.

“Sudah pernah kita panggil. Mereka berjanji untuk memperlihatkan dokumen kepada kita. Tapi, sampai saat ini belum juga mereka tepati,” ungkap Romli.

Pembangunan Apartemen Midtown juga dipastikan tidak melalui Analisa Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL). Hal tersebut ditegaskan oleh Iskandar, Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), Pakulonan Barat, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang.

“Saya pastikan tidak ada Amdal untuk pembangunan apartemen itu. Karena sampai saat ini, saya sebagai Ketua LPM belum diundang oleh pihak terkait seperti Dinas Lingkungan Hidup dan BP2T,” tegas Iskandar. (cun)