Diam-Diam Minimarket Beroperasi Depan Warung Kelontong di Curug

Diam-Diam Minimarket Beroperasi Depan Warung Kelontong di Curug, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Diam-Diam Minimarket Beroperasi Depan Warung Kelontong di Curug, Berita857

Diam-Diam Minimarket Beroperasi Depan Warung Kelontong di Curug, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Diam-Diam Minimarket Beroperasi Depan Warung Kelontong di Curug, 857, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Diam-Diam Minimarket Beroperasi Depan Warung Kelontong di Curug

Spanduk penolakan beroperasinya minimarket di Kel Curug Kulon, Kec Curug, Kab Tangerang/TRUSTKOTA
Spanduk penolakan beroperasinya minimarket di Kel Curug Kulon, Kec Curug, Kab Tangerang/TRUSTKOTA

TRUSTKOTA  TANGERANG- Salah satu Minimarket di Jalan Padat Karya, RT. 01 RW. 05, Kelurahan Curug Kulon, Kecamatan Curug mendapat penolakan warga.

Pasalnya, minimarket tersebut berdiri tepat di depan Warung Kelontong milik warga setempat.

Informasi yang dihimpun, trustkota.com, minimarket tersebut beroperasi sejak Jumat, 8 Juni 2018. Padahal sebelumnya sempat ditutup Pol PP Kecamatan Curug dikawal TNI dan Polri setempat.

“Awal tahun 2018 sempat beroperasi dan kemudian ditutup oleh Pol PP, ada Polisi dan TNI juga setelah warga menolak dengan menyurati Lurah, Camat dan pihak Pemda Tangerang,” ungkap Andi, salah satu warga setempat kepada trustkota.com, Selasa (12/6/2018).

Lanjut penggiat LSM Gemas Curug ini, beroperasinya minimarket pada saat hari terakhir kerja di cuti nasional minimbulkan kecurigaan.

“Ada apa ini, diam-diam buka padahal habis ditutup aparat! betul sudah ada izinnya? Jadi gak habis pikir, kok bisa-bisanya berdiri depan warung tradisional,” ketus Andi.

Sementara, Pemilik Warung Kelontong H Sukarma yang di depan warungnya tertempel spanduk penolakan mengaku keberatan atas adanya minimarket tersebut.

“Jelas merugikan pedagang tradisonal seperti saya ini. Dan tentu saya menolak,” pungkasnya. (joe)