Dewan Atur Waktu dan Tempat Konsumsi Miras di Raperda Minol

Dewan Atur Waktu dan Tempat Konsumsi Miras di Raperda Minol, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Dewan Atur Waktu dan Tempat Konsumsi Miras di Raperda Minol, Berita595

Jumpa Pers Pansus Reperda Minol di DPRD Kab. Tangerang/trustkota
Jumpa Pers Pansus Reperda Minol di DPRD Kab. Tangerang/trustkota

TRUSTKOTA TANGERANG- Anggota DPRD Kabupaten Tangerang ngotot membahas Revisi Perda Nomor 9 tahun 2008 tentang Pengendalian dan Pengawasan Minumaman Beralkohol menambahkan kata Larangan di dalam Raperda yang baru. raperda tersebut merupakan Raperda inisiatif DPRD Kabupaten Tangerang yang saat ini sedang dibahas.

“Kalau dulu tanpa ada kata laerangan, sekarang ada dan menjadi Raperda Pengendalian, Pengawasan dan Larangan Minuman Beralkohol,” ujar Adi Tiya Wijaya, Ketua Pansus raperda tersebut, Kamis ( 18/10/2018).

Perbedaan lainnya terletak pada jenis minuman dan waktu yang dibolehkan untuk mengkonsumsi Miras di lokasi yang ditentukan. Sedangkan waktunya yakni di siang hari dan malam hari. yakni di siang hari diperbolehkan dari pukul 12.00 – 15.00 WIB. Sedangkan malam hari pukul 20.00 – 23.00 WIB.
“Kalau hari week end sampai pukul 24.00 WIB,” tukas politisi demokrat tersebut.

Lanjut Adit, begitu Ia disapa, tempat yang diperbolehkan yakni di Hotel berbintang tiga dan tempat hiburan seperti karaoke. “Kalau di hotel hanya¬† boleh di dalam kamarnya dan tempat hiburan diusahakan tutup di malam tahun baru dan PHBI,” jelasnya didampingi Anggota Pansus lainnya Jayusman (Gerindra) dan Bagus Bagus Rema Saski dari Fraksi Golkar.

Lanjut Adit, semangat raperda tersebut berdasarkan visi Bupati Tangerang yang religius dan berwawasan lingkungan.

Saat ditanya trustkota apakah ada kaitannya dengan pesanan pengusaha tempat hiburan malam (karaoke)? Ketua Pansus mengelak, Ia beralasan reperda tersebut tidak ada kaitannya dan muncul karena beberapa kejadian. Seperti adanya peristiwa penyebaran minuman oplosan yang memakan korban jiwa. “Contohnya di Cisauk, ada empat korban meninggal dunia gara-gara minuman oplosan. Belum lagi wilayah lain. Jadi begitu penting revisi Perda Minol ini dibahas,” pungkasnya. (joe)