Delapan Jaksa Siap Tuntut Tersangka Korupsi Pengadaan Printer e-KTP

Delapan Jaksa Siap Tuntut Tersangka Korupsi Pengadaan Printer e-KTP, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Delapan Jaksa Siap Tuntut Tersangka Korupsi Pengadaan Printer e-KTP, Berita631

Delapan Jaksa Siap Tuntut Tersangka Korupsi Pengadaan Printer e-KTP, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Delapan Jaksa Siap Tuntut Tersangka Korupsi Pengadaan Printer e-KTP, 631, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Delapan Jaksa Siap Tuntut Tersangka Korupsi Pengadaan Printer e-KTP

Gedung Kejari Tigaraksa, Kabupaten Tangerang
Gedung Kejari Tigaraksa, Kabupaten Tangerang

TRUSTKOTACOM TANGERANG – Kejaksaan Negeri (Kejari) Tigaraksa, menyiapkan delapan Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk menangani perkara dugaan korupsi pengadaan printer khusus e-KTP di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Tangerang, dengan tersangka EK dan MD.

“Berkas-berkasnya sedang kita susun. Selanjutnya baru kita kirim ke pengadilan,” kata Kasi Pidsus Kejari Tigaraksa, Ricky Tomi kepada trustkota.com, Rabu (02/06/2014).

Menurut Tomy, perkara dugaan korupsi pengadaan printer e-KTP yang menyeret dua tersangka, yakni EK (53) yang merupakan mantan Kadisdukcapil Kabupaten Tangerang dan MD (31) Direktur PT Inti Hurip selaku pemenang tender, akan disidangkan sebelum 15 Juli 2014.

Diberitakan sebelumnya, pada Jumat (26/06/2014) lalu, Polres Kota Tangerang menyerahkan dua tersangka korupsi pengadaan alat printer khusus e-KTP di Disdukcapil Kabupaten Tangerang ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Tigaraksa.

Dua tersangka yang diserahkan adalah EK  (53) yang merupakan mantan Kadisdukcapil Kabupaten Tangerang dan MD (31) Direktur PT Inti Hurip selaku perusahaan pemenang tender dalam pengadaan percetakan e-KTP tersebut.

Keduanya di giring dari Polres Kota Tangerang, dengan dikawal dua anggota Kejaksaan  sekitar pukul 12.30 WIB dan langsung dimasukan ke Mobil Toyota Inova Hitam  untuk dibawa ke Kejari Tigaraksa.

Penyerahan dua tersangka berkaitan dengan lengkapnya berkas perkara kedua tersangka atau P21. Dari hasil penyelidikan dan penyidikan Polres Kota Tangerang, dalam proyek pengadaan alat percetakan e-KTP sebesar Rp 4,6 miliar dari APBD 2012 itu, terdapat fakta-fakta perbuatan melawan hukum.

Kedua tersangka dijerat dengan pasal pasal 2 UURI No 21 tahun 1999 Jo Pasal  55 ayat 1 subsider pasal 3 UU RI No. 31 tahun 1999 dengan ancaman penjara paling lama 20 tahun. (Cun)