Daging Sapi Langka, Bupati Sidak Pasar Rangkasbitung

Daging Sapi Langka, Bupati Sidak Pasar Rangkasbitung, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Daging Sapi Langka, Bupati Sidak Pasar Rangkasbitung, Berita743

Daging Sapi Langka, Bupati Sidak Pasar Rangkasbitung, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Daging Sapi Langka, Bupati Sidak Pasar Rangkasbitung, 743, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Daging Sapi Langka, Bupati Sidak Pasar Rangkasbitung

Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya Ketika Sidak di Pasar Rangkasbitung
Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya Ketika Sidak di Pasar Rangkasbitung

LEBAK,TRUSTKOTA- Guna memastikan secara langsung kondisi pasar yang disinyalir sepi aktifitas akibat adanya aksi mogok berjualan oleh sejumlah penjual daging sapi, Bupati Lebak Iti Octavia Jayaba lakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) Di Pasar tradisional Rangkasbitung, Kamis (13/08/2015).

Iti menilai , dengan adanya aksi tersebut tentunya harus segera disikapi mengingat saat ini harga daging yang relatif mahal cukup meresahkan masyarakat yang mengkonsumsi daging sapi.

“Sebenarnya harga daging sapi di kabupaten Lebak ¬†relatif normal dengan harga jual sebesar Rp 120 ribu /Kilogram dibanding harga jual diluar yang mencapai diatas 150 ribu/kilogramnya,”kata Iti.

Menurut Iti, karena pemberitaan yang terlalu di blowup dengan harga cukup tinggi itu menyebabkan minat masyarakat untuk membeli daging sapi berkurang.

“Disisi lain kurangnya minat masyarakat terhadap daging sapi ini yakni akibat pasokannya yang sedikit sehingga masyarakat lebih memilih daging kerbau ataupun daging ayam,”ujarnya.

Untuk itu, Kata Iti, pihaknya akan segera berkoordinasi dengan dinas terkait guna mengatasi masalah yang tengah melanda ini.

” saya akan segera koordinasi dengan dinas perindustrian dan perdagangan Kabupaten Lebak serta Bulog Sub Divre Lebak pandeglang, semoga kelangkaan daging sapi dapat segera teratasi, mengenai konsumen yang beralih ke daging ayam saya minta para produsen atau penjual daging ayam jangan memanfaat kan kondisi ini dengan menaikan harga jual daging ayam cukup tinggi, boleh ada keuntungan tetapi jangan menaikan harga terlalu tinggi, sehingga masyarakat juga bisa mencukupi kebutuhan pokok nya terutama dalam memenuhi pola makan 4 Sehat 5 Sempurna,”pungkasnya. (Riz)