Curi Lampu Tower, Oknum Wartawan Mingguan Diringkus Polisi

Curi Lampu Tower, Oknum Wartawan Mingguan Diringkus Polisi, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Curi Lampu Tower, Oknum Wartawan Mingguan Diringkus Polisi, Berita555

Curi Lampu Tower, Oknum Wartawan Mingguan Diringkus Polisi, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Curi Lampu Tower, Oknum Wartawan Mingguan Diringkus Polisi, 555, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Curi Lampu Tower, Oknum Wartawan Mingguan Diringkus Polisi

Ilustrasi
Ilustrasi

TRUSTKOTACOM – Dua orang pemuda, terpaksa diamankan jajaran Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polsek Batu Ceper, Kota Tangerang, saat tertangkap basah mencuri dua buah lampu tower Base Transceiver Station (BTS), di Kelurahan Poris Gaga, RT 06/02, Kecamatan Batu Ceper, pada Selasa (12/11/2013) dini hari.

Kedua pelaku tersebut, masing-masing adalah RH (27), warga Kampung Pertanian, Klender, Jakarta Timur dan AH (29), warga Kampung Anjawar, Desa  Mekar Laksana, Cianjur, Jawa Barat.

Kapolsek Batu Ceper, Kompol Krismi Widodo mengatakan,  pelaku AH, sempat mengaku sebagai seorang wartawan di sebuah media cetak mingguan, kepada Polisi. Namun karena terbukti membawa lampu tower, keduanya langsung digelandang ke Mapolsek Batu Ceper.

“Awalnya, anggota kami mencurigai sepeda motor Yamaha Mio nopol B-3294-TJO yang diparkir di sebelah tower BTS. Saat ditanya, RH pelaku mengaku motornya mogok. Namun ketika diperiksa, ternyata bisa menyala,” kata Kapolsek kepada wartawan, Rabu (13/11/2013).

Kapolsek menjelaskan, tidak lama kemudian, datang tersangka AH sambil membawa tas dan menunjukan kartu pers bertuliskan Media Suara Opsi.

“Kami segera memeriksa karung yang dibawa AH, ternyata karung tersebut berisi dua buah lampu tower BTS,” tukasnya.

Selain itu, petugas juga menemukan kunci stang, pisau kater dan 2 buah obeng yang digunakan para tersangka untuk mengambil lampu tower BTS tersebut.

“Setelah penyelidikan mendalam, ternyata mereka sudah berulang kali mencuri lampu tower TBS, pernah juga dilakukan di Rangkasbitung. Mereka jual satu lampu tower tersebut sekitar Rp 12 juta,” terangnya.

Kapolsek menambahkan, untuk satu lampu tower TBS itu biasa mereka jual dengan harga sektar Rp 12 Juta. “Mereka dapat dijerat pasal 363 tentang pencurian dengan pemberatan, kurungan penjara maksimal 7 tahun,” pungkasnya. (ges)