Curanmor Modus Kecelakaan Beraksi di Cikupa

Curanmor Modus Kecelakaan Beraksi di Cikupa, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Curanmor Modus Kecelakaan Beraksi di Cikupa, Berita246

Curanmor Modus Kecelakaan Beraksi di Cikupa, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Curanmor Modus Kecelakaan Beraksi di Cikupa, 246, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Curanmor Modus Kecelakaan Beraksi di Cikupa

Kanit Reskrim Polsek Cikupa, Iptu Sumiran saat menunjukan tersangka dan barang bukti
Kanit Reskrim Polsek Cikupa, Iptu Sumiran saat menunjukan tersangka dan barang bukti

TANGERANG TRUSTKOTA- Dua kawanan Pencuri Kendaraan Bermotor (Curanmor) modus korban kecelakaan beraksi di Desa Talagasari, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Rabu (29/7/2015).

Kedua korban berinisial MK (26) dan DS (30), warga Jakarta. Keduanya, berhasil mengelabuhi korban di wilayah hukum Polsek Cikupa. Sehingga motor Kawasaki Ninja berwarna merah dengan Nopol A 5905 WE dilarikan. Namun, apes karena tidak bisa mengendarai motor MK mendorong motor hasil curian.

Merasa tertipu, Hermawan, salah seorang korban mengejar pelaku dan berhasil ditemukan di Jalan Raya Serang KM 12, Desa Pasir Gadung, Kecamatan Cikupa. Namun, tak selang beberapa lama, Polisi dari Polsek Cikupa datang dan mengamankan pelaku berikut barang bukti.

“Modus pelaku, beraksi mengaku-ngaku menjadi keluarga dari korban kecelakaan. Sedangkan sasarannya para pengendara yang melintas,” ungkap Kompol Gunarko, Kapolsek Cikupa kepada TrustKota.Com.

Ungkap Kapolsek, kedua tersangka sudah beraksi selama enam bulan yang lalu. Dengan wilayah sasaran yakni Jakarta, Bogor dan Tangerang. “Merka mengaku sudah menggasak empat sepeda motor yakni Satria FU, Vixion, Beat dan terakhir Kawasaki Ninja milik warga Serang saat melintas di Cikupa,” tandas Kapolsek.

Kanit Reskrim Polsek Cikupa Iptu Sumiran menambahkan, pelaku dijerat Pasal 378 dengan ancaman empat tahun penjara. “Penadah masih dalam pengejaran,” pungkasnya. (Cun/Joe)