CPNS K2 Kemenag Lebak Diduga Bermasalah

CPNS K2 Kemenag Lebak Diduga Bermasalah, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, CPNS K2 Kemenag Lebak Diduga Bermasalah, Berita797

CPNS K2 Kemenag Lebak Diduga Bermasalah, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, CPNS K2 Kemenag Lebak Diduga Bermasalah, 797, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, CPNS K2 Kemenag Lebak Diduga Bermasalah

Honorer K2

TRUSTKOTA LEBAK - Sejumlah CPNS K2 dilingkungan Kemenang Lebak diduga bermasalah. Pasalnya, dari  sekitar 49  orang CPNS kategori 2 yang lulus CPNS dilingkungan Kemenag Lebak , ada beberapa diantaranya diduga melakukan manipulasi SK tugas.

“Beberapa namanya sudah kami kantongi ,” Ujar ketua Komunitas Aspiratif (Komunas) Syarif , kemarin.

Terungkapnya dugaan manipulas SK tugas K2 dilingkungan kemenag ini , kata Syarif,  berdasarkan hasil investigasi yang dilakukan pihaknya. Beberapa tenaga Honorer yang baru bekerja Tahun 2007, anehnya mereka dinyatakan lulus CPNS.

” Jelas ini pelanggaran, sebab berdasarkan ketentuan persyaratan untuk dinyatakan sebagai honorer kategori 2  harus melampirkan SK pengangkatan dari tahun 2005 hingga 2012 atau minimal SK nya 6 tahun ,” Imbuh Syarif

Menuut Syarif, pihaknya terus  melakukan investigasi dan pengumpulan data-data. Nama-nama yang bermasalah akan pihaknya bawa ke  penegak hukum.

Syarif menduga, dalam pembuatan SK tugas pengangkatan tenaga honorer  ini, direkayasa oleh pimpinan Satkernya, diantaranya Kantor Kemenag Lebak, KUA, sekolah Madrasah Tsanawiyah Negeri dan Madrasah Ibtidayah Negeri.

“Karena SK tugas dibuatnya pertahun, berarti mereka harus melampirkan minimal 6 SK yang ditandangani oleh pimpinan Satker sesuai tahun SK dibuat,” ujarnya.

Sementara itu, Bagian Kepegawain Kemenag Lebak, Ujang Suherman, mengaku tidak tahu adanya dugaan manipulasi SK tugas terhadap tenaga Honorer K2 di lingkungan Kemenang.

” Saya mah hanya menerima berkas, dari masing-masing pimpinan Honorer bekerja dan soal ini keputusannya ada di Kementrian ,” kilah  Ujang  seraya mengatakan terkait dengan hal ini  pihaknya segera  berkonsultasi dengan Kasubag dan Kepala Kemenag.(Yat)