Cinta Kuli Bangunan dan Anak SMP di Serang Berakhir di Penjara

Cinta Kuli Bangunan dan Anak SMP di Serang Berakhir di Penjara, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Cinta Kuli Bangunan dan Anak SMP di Serang Berakhir di Penjara, Berita141

Cinta Kuli Bangunan dan Anak SMP di Serang Berakhir di Penjara, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Cinta Kuli Bangunan dan Anak SMP di Serang Berakhir di Penjara, 141, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Cinta Kuli Bangunan dan Anak SMP di Serang Berakhir di Penjara

Ilustrasi
Ilustrasi

SERANG TRUSTKOTA –  Akhwani alias Munir (20) tak menyangka hubungan asmaranya dengan Ms (14), membuat dirinya mendekam di sel tahanan Polres Serang. Munir ditangkap polisi karena bersetubuh dengan Ms pacaranya sendiri yang masih dibawah umur.

Munir ditangkap setelah polisi mendapatkan laporan dari keluarga ABG yang masih duduk di bangku kelas IX di salah satu SMP di Kota Serang itu.

Munir dilaporkan telah membawa kabur Ms dari rumahnya selama 6 hari. Aksi Munir ini terungkap setelah Ms tidak pulang ke rumah sejak 24 hingga 29 Desember 2014 lalu.

Selasa (06/01/2014), munir ditangkap dirumahnya digelendang ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPPA) Polres Serang. Saat diperiksa penyidik, munir mengaku sudah berhubungan badam dengan Ms sebanyak 13 kali.

“Awalnya malam Rabu 24 Desember, saya minta ketemu. Pas ketemuan kebetulan dia pulang ngaji, baru juga saya sampai di tempat ngajinya, dia ngajak pergi. Pas saya Tanya mau ke mana dia bilang terus jalan saja,” ujar Munir yang ditemui usai menjalani pemeriksaan di UPPA Polres Serang, Selasa (6/1/2015).

Bingung dengan ajakan Ms, Munir pun mengaku membawa Ms ke rumah kerabatnya di kawasan KP3B. Sehari di rumah kerabatnya ini, Munir berhasil melakukan dua kali persetubuhan dengan Ms.

Masih kata Munir,  lantaran diminta oleh orang tua Munir untuk pulang ke rumah, akhirnya Munir pun membawa Ms ke rumahnya di Cipocok.

Di rumah orang tuanya ini, Munir juga melakukan persetubuhan sebanyak 6 kali dalam kurun waktu lima hari.

“Pertama saya bawa ke rumah saudara, tapi karena kata orang tua saya takut ngerepotin saudara, saya diminta pulang. Di rumah saya ngelakuinnya diruang tamu, sebelum pergi dari rumah saya sudah 5 kali melakukan itu di kampungnya,” jelas Munir.

Terancam di Penjara 20 Tahun

Kepada penyidik Munir mengaku tidak pernah memaksa Ms untuk berhubungan badan. Ia memastikan apa yang dilakukanya selayaknya suami istri bersama Ms atas dasar suka sama suka.

“Kami melakukan karena sama-sama mau. Memang awalnya saya yang ngajak. Tapi, seterusnya dia terus yang ngajak. Pas di rumah saya saja saya sudah menyuruh dia pulang tapi dia dia tidak mau. Dia ngaku sedang ngambek karena belum juga dibelikan motor oleh orangtuanya,” ujar Munir lagi.

Sementara, Kanit PPA Polres Serang, Ipda Rezki Parsimovandi membenarkan telah menangani laporan atas kasus persetubuhan anak di bawah umur yang dilakukan oleh Akhwani.

Rezki menerangkan, meski perbuatan pelaku dan korban dilakukan atas dasar suka sama suka, pelaku tetap menjalani pidana pasalnya korban masih di bawah umur.

“Pelaku tetap dijerat pasal 81 ayat 1 Jo Pasal 82 ayat 1, tentang perlindungan anak dengan ancaman 20 tahun kurungan penjara,” ujar Rezki. (Nmd/Dik)

 

HipnoGasm 250 x 250

Berita Terkait