Cegah Kejahatan Berulang, Rutan Klas I Tangerang Rancang Aplikasi Terintegrasi

Cegah Kejahatan Berulang, Rutan Klas I Tangerang Rancang Aplikasi Terintegrasi, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Cegah Kejahatan Berulang, Rutan Klas I Tangerang Rancang Aplikasi Terintegrasi, Berita275

Cegah Kejahatan Berulang, Rutan Klas I Tangerang Rancang Aplikasi Terintegrasi, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Cegah Kejahatan Berulang, Rutan Klas I Tangerang Rancang Aplikasi Terintegrasi, 275, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Cegah Kejahatan Berulang, Rutan Klas I Tangerang Rancang Aplikasi Terintegrasi

Kepala Rutan Klas 1 Tangerang Dedy Cahyadi menerima kunjungan Kapolres kota Tangerang berserta Kasat Reskrim polres kota Tangerang.(ist)
Kepala Rutan Klas 1 Tangerang Dedy Cahyadi menerima kunjungan Kapolres kota Tangerang berserta Kasat Reskrim polres kota Tangerang.(ist)

 

TRUSTKOTA TANGERANG – Rutan Klas I Tangerang terus melakukan inovasi dalam melakukan pencegahan terhadap kejahatan yang berulang dilakukan narapidana. Salah satunya adalah dengan merancang aplikasi melalui Integrated Criminal Justice System berbasis IT yang erintegrasi.

Kepala Rutan Klas I Tangerang, Dedy Cahyadi mengatakan, aplikasi tersebut masih dalam tahap rencana pembangunan. Nantinya, dalam aplikasi tersebut dapat diakses bersama untuk memantau para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

“Ya, nantinya akan dibangun suatu aplikasi data yang bisa diakses bersama tentang pembebasan napi yang melaksanakan pembebasan bersyarat,” ujar Dedy kepada Trustkota, Selasa (16/1/2018).

Tak hanya itu, aplikasi tersebut juga berfungsi untuk memudahkan akses data apabila ada resistensi masyarakat, pendeteksian dini guna melakukan pencegahan kejahatan, dan sebagainya.

Lanjut Dedy, dalam aplikasi tersebut pun pihaknya menggandeng Kepolisian Resor Kota Tangerang guna meningkatkan sinergisitas kemitraan dengan peningkatan kerjasama untuk mencegah adanya pengulangan tindak kejahatan oleh WBP.

“Ya kami bekerjasama juga dengan kepolisian nanti di aplikasi tersebut juga dapat memantau WBP yang akan keluar, supaya bisa di akurasikan lagi dengan data LP kepolisian,” tandasnya.(Chy)