Caleg Terpilih dari PDI-Perjuangan Terancam Dibui

Caleg Terpilih dari PDI-Perjuangan Terancam Dibui, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Caleg Terpilih dari PDI-Perjuangan Terancam Dibui, Berita310

Caleg Terpilih dari PDI-Perjuangan Terancam Dibui, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Caleg Terpilih dari PDI-Perjuangan Terancam Dibui, 310, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Caleg Terpilih dari PDI-Perjuangan Terancam Dibui

Manen S Buriyan alias Herman, warga RT 004/001, Bencongan, Kelurahan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang. Herman menunjukan bukti laporannya ke polisi.
Manen S Buriyan alias Herman, warga RT 004/001, Bencongan, Kelurahan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang. Herman menunjukan bukti laporannya ke polisi.

TANGERANG TRUSTKOTA – Caleg DPRD Banten terpilih dari Daerah Pemilihan (Dapil) Kabupaten Tangerang B, Komarudin dilaporkan ke Polres Kota Tangerang atas tuduhan penipuan dan penggelapan uang sebesar Rp125 juta.

Komarudin alias Komeng dilaporkan ke polisi oleh Manen S Buriyan alias Herman, warga RT 004/001, Bencongan, Kelurahan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang. Herman melaporkan Komeng dengan tuduhan telah menipunya dengan modus menawarkan proyek di lingkungan pemerintahan Kota Tangerang Selatan (Tangsel), senilai sekitar Rp 1 Miliar.

Herman menuturkan, penipuan itu bermula pada tahun 2011 lalu. Saat itu, Komeng menawarkan proyek senilai Rp sekitar 1 Miliar. Dan untuk mendapatkan proyek tersebut, Herman diminta uang oleh Komeng sebesar Rp 125 juta.

Kala itu, Herman tidak menaruh curiga dan menyanggupi tawaran tersebut, kemudian membayar lunas uang yang diminta Komeng dengan tiga kali bayaran.

“Setelah itu, saya mengaih proyek yang dijanjikan. Namun proyek tersebut, sampai saat ini tidak pernah diberikan,” terangnya.

Herman mengaku sudah berkali-kali menagih proyek yang dijanjikan oleh Komeng. Namun, Komeng tidak pernah memberikan proyek yang dijanjikanya dengan alasan tidak masuk akal.

Merasa telah ditipu, Herman akhirnya melaporkan kasus tersebut ke Polres Kota Tangerang pada Mei 2014 lalu.

Kasat Reskrim Polres Kota Tangerang, Aris Triyunarko membenarkan pihaknya telah menangani kasus tersebut. “Ia sedang kita proses. Sampai saat ini, terlapor (Komeng-red) masih berstatus sebagai saksi,” kata Aris kepada trustkota.com.

Sementara itu, saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya, Komeng mengaku telah mengetahui kalau dirinya dilaporkan ke polisi. “Sebagai warga negara yang baik saya siap mengikuti proses hukum yang berlaku,” ujarnya.

Meski demikian Komeng menilai kasus tersebut bernada politis. Mengingat dirinya akan menjadi anggota DPRD Provinsi Banten dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

“Kasus tersebut terjadi 2011 lalu, tapi kenapa baru akhir-akhir ini diperkarakan,” katanya. (Cun/dik)