Caleg DPR RI Terpilih Keseret Korupsi Puskesmas Tangsel

Caleg DPR RI Terpilih Keseret Korupsi Puskesmas Tangsel, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Caleg DPR RI Terpilih Keseret Korupsi Puskesmas Tangsel, Berita189

Caleg DPR RI Terpilih Keseret Korupsi Puskesmas Tangsel, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Caleg DPR RI Terpilih Keseret Korupsi Puskesmas Tangsel, 189, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Caleg DPR RI Terpilih Keseret Korupsi Puskesmas Tangsel

Ilustrasi
Ilustrasi

JAKARTA TRUSTKOTA-Korupsi Pembangunan Puskesmas Tahun Anggaran 2011-2012 di Kota Tangerang Selatan (Tangsel), ternyata melibatkan Caleg DPR RI terpilih dari PDI Perjuangan, Herdian Koosnandi.

Kader PDI-Perjuangan membenarkan kalau Herdian salah satu orang yang ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejagung. Ia meminta media trustkota tidak mengaitkan statatus tersangka Herdian dengan Partai PDI-Perjuangan.

“Iya kang Herdi itu. Tapi, saya mohon jangan kaitkan dengan PDI Perjuangan, karena peristiwa itu sebelum Herdi jadi Caleg,” kata Anggota DPRD yang enggan disebutkan namanya itu.

Seperti diketahui, Kejaksaan Agung (Kejagung), menetapkan adik kandung Gubernur Banten Non Aktif, Ratu Atut Chosiyah yakni Tubagus Chaeri Wardana (TCW) sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi proyek pembangunan Puskesmas di Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Anggaran 2011-2012.

Selain menetapkan TCW sebagai tersangka, Kejagung pun menetapkan lima tersangka lainnya.

“Penyidik menetapkan tersangka atas nama TCW selaku komisaris PT Bali Pacifik Pragama, surat perintah penyidikan nomor 56, tangggal 12 Agustus 2014,” kata Widyo kepada wartawan di Kejagung, Jumat (22/8/2014).

TCW ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Nomor Print. 56/F.2/Fd.1/08/2014, tanggal 12 Agustus 2014.

Sedangkan tersangka lain yang ikut terjerat yakni Mamak Jamaksari (MJ), Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan (SDK) dan Promosi Kesehatan Dinkes Kota Tangsel.

MJ ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Nomor Print 53/F.2/Fd.1/08/2014.

Selain MJ Kejagung juga menetapkana Sekretaris Dinkes Propinsi Banten, Neng Ulfah (NU), berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Nomor Print. 57/F.2/Fd.1/08/2014, tanggal 12 Agustus 2014.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangsel, Dadang, ditetapkan sebagai tersangka. Dadang selaku kuasa pengguna anggaran, diduga telah mengatur pembagian paket pekerjaan proyek tersebut kepada rekanan pelaksana.

Sementara dari pihak swasta, penyidik menetapkan Komisaris PT Trias Jaya Perkasa, Suprijatna Tamara (ST), berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Nomor Print. 54/F.2/Fd.1/08/2014, tanggal 12 Agustus 2014.

Kemudian inisial DY (Desy Yusandi), Direktur PT Bangga Usaha Mandiri berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Nomor Print. 55/F.2/Fd.1/08/2014, tanggal 12 Agustus 2014.

Terakhir sang Caleg yakni Herdian Koosnadi (HK). Herdian tercatat sebagai Komisaris PT Mitra Karya Rattan berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Nomor Print. 58/F.2/Fd.1/08/2014, tanggal 12 Agustus 2014. (Cun/dik)