Buruh Primacorr Mandiri Mogok Kerja

Buruh Primacorr Mandiri Mogok Kerja, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Buruh Primacorr Mandiri Mogok Kerja, Berita344

Buruh Primacorr Mandiri Mogok Kerja, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Buruh Primacorr Mandiri Mogok Kerja, 344, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Buruh Primacorr Mandiri Mogok Kerja

buruh PT. Primacorr Mandiri saat mogok kerja.
buruh PT. Primacorr Mandiri saat mogok kerja.

TRUSTKOTACOM – Puluhan buruh PT Primacorr Mandiri yang berlokasi di Jalan Raya Serang KM 13,8 Kawasan Industri Tristate Desa Pasir Jaya, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, mogok kerja dengan melakukan aksi unjuk rasa depan pintu pabrik, Jum’at (04/10/2013).

Dalam aksinya mereka menuntut perubahan sistem kerja borongan menjadi karyawan tetap. Selain itu, mereka pun menuntut pembayaran upah sesuai dengan Upah Minimum Kota/Kabupaten (UMK).

“Ini aksi yang kedua kalinya. Kami akan terus melakukan aksi ini sampai tuntutan kami dipenuhi oleh perusahaan,” kata Nur Choliz, Ketua Pimpinan Unit Kerja (PUK) Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia PT Primacorr Mandiri (FSMPI) PT Primacorr Mandiri, Jumat (04/10/2013).

Menurut Cholis, ada sekitar 60 karyawan yang bekerja dengan sistem borongan di pabrik kartoon tersebut.

“Mereka sudah bekerja tiga tahun, bahkan ada yang sudah delapan tahun tapi sampai kini tidak di angkat menjadi karyawan tetap,” katanya.

Galih Wawan, Koordinator aksi mengatakan, sebelumnya, para pekerja sempat melakukan mogok kerja dan melakukan perundingan agar manajemen mengubah kebijakan yang lebih berpihak pada buruh. Perundingan itu, dihadiri pihak perusahaan, perwakilan buruh dan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Tangerang.

“Hasil perundingan awal, pihak Disnakertrans sudah mengeluarkan nota dinas kesepakatan agar pekerja borongan diangkat menjadi karyawan tetap. Namun, diperundingan kedua tiba-tiba pihak perusahaan tidak menyetujuinya,” papar Galih.

Sementara itu, HRD PT Primacorr Mandiri, Kino Sodikin enggan berkomentar terkait aksi tersebut. Saat dikonfirmasi tuntutan para buruh itu, ia berlalu sambil melambaikan tangan. (Cun)