Buruh PBI Minta Pengawasan Disnaker Diperketat

Buruh PBI Minta Pengawasan Disnaker Diperketat, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Buruh PBI Minta Pengawasan Disnaker Diperketat, Berita137

Buruh PBI Minta Pengawasan Disnaker Diperketat, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Buruh PBI Minta Pengawasan Disnaker Diperketat, 137, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Buruh PBI Minta Pengawasan Disnaker Diperketat

Buruh PBI, saat audiensi dengan pihak Disnaker Kota Tangerang.
Buruh PBI, saat audiensi dengan pihak Disnaker Kota Tangerang.

TRUSTKOTACOM – Sejumlah buruh yang tergabung dalam Perserikatan Buruh Independen (PBI), Senin (18/11/2013) siang, mendatangi Kantor Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Tangerang, yang berlokasi di Jalan Perintis Kemerdekaan, Cikokol.

Kedatangan mereka adalah untuk melakukan mediasi dengan pihak Disnaker Kota Tangerang, menyusul akan digelarnya rapat pleno penetapan Upah Minimum Kota (UMK) Kota Tangerang, yang sedianya akan digelar, pada Rabu (20/112013) pukul 10.00 WIB, di Gedung DPRD Kota Tangerang.

Para buruh meminta kepada pihak Disnaker Kota Tangerang dan Dewan Pengupahan Kota Tangerang, agar tidak mengacu pada UMK wilayah DKI jakarta, dalam menetapkan UMK di Kota Tangerang.

“Gaji 2,5 juta kalau untuk yang lajang mungkin masih cukup. Tapi bagi yang sudah berkeluarga, apalagi mempunyai anak 2 atau tiga, itu sangat jauh dari mencukupi kebutuhan. Untuk itu kami berharap agar Pihak Disnker dan Dewan Pengupahan Kota Tangerang tidak berkiblat kepada UMK DKI Jakarta,” kata ¬†Koordinator PBI, Tresno dalam audensinya.

Tidak hanya itu, para buruh juga banyak melontarkan keluhan-keluhan, terkait kebijakan perusahaan yang dinilai merugikan pekerja.

Ironisnya, salah satunya adalah masih adanya perusahaan yang tidak menyediakan Jamsostek bagi para pekerjanya.

“Ditempat saya bekerja, tidak ada satu pun karyawan yang memiliki jamsostek. Saya sudah selama 25 tahun bekerja, tidak ada jaminan kesehatan untuk keluarga,” kata Ade Sidata alias GP, salah satu yang pengurus PBI.

Selain itu, pihaknya juga menyayangkan kinerja pengawasa pihak Disnaker Kota Tangerang, yang dinilai tidak transparan. “Kami minta kepada para pengawas di Disnaker, agar mengajak kami perwakilan buruh dalam setiap kegiatan sidak ke perusahaan. Agar kami tahu apa yang dibicarakan dengan perusahaan,” tegasnya.

Sementara, Sekretaris Disnaker Kota Tangerang, M. Jamaludin menjelaskan, pihaknya akan menyerap semua aspirasi kawan-kawan buruh untuk dijadikan bahan evaluasi. Dan berjanji akan segera menindak setiap laporan-laporan yang diterima dari para buruh.

“Untuk itu, kami pihak Disnaker Kota Tangerang, mengajak kepada seluruh buruh, agar terus menjalin hubungan komunikasi yang baik dengan para petugas, agar kami dapat mengetahui setiap permasalahan dan mengatasinya dengan baik,” tukasnya.

Jamaludin menambahkan, dalam praktik pengawasan dilapangan, pihaknya mengaku, memang terjadi ketimpangan antara jumlah Petugas yang hanya ada 11 orang, dengan jumlah perusahaan di Kota Tangerang yang mencapai kurang lebih sebanyak 2400 perusahaan. (ges)