Bupati Zaki Keluarkan Surat Edaran Pemberian THR

Bupati Zaki Keluarkan Surat Edaran Pemberian THR, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Bupati Zaki Keluarkan Surat Edaran Pemberian THR, Berita757

Bupati Zaki Keluarkan Surat Edaran Pemberian THR, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Bupati Zaki Keluarkan Surat Edaran Pemberian THR, 757, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Bupati Zaki Keluarkan Surat Edaran Pemberian THR

Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar.
Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar.

TANGERANG TRUSTKOTA – Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar mengeluarkan surat edaran mengenai pemberian Tunjangan Hari Raya (THR). Surat edaran bupati sudah dilayakan ke setiap perusahan yang ada di Kabupaten Tangerang.

“Seluruh perusahaan , wajib membayarkan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada karyawanya. Pemberian THR ini harus diberikan selambat-lambatnya H-7 sebelum Hari Idul Fitri tiba,” kata Kabid Pengawasan Tenaga Kerja Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Tangerang M. Marbun.

Menurutnya,  melalui surat edaran Bupati  bernomor 560/761-Disnakertrans Tertanggal 15 Juli 2014, pihaknya sudah mengintruksikan kepada setiap perusahaan agar membayar THR. “Suratnya sudah kami edarkan ke perusahaan-perusahaan,” kata Marbun.

Lanjut  Marbun, dalam surat edaran Bupati ini, disebutkan bahwa berdasarkan ketentuan setiap perusahaan yang mempekerjakan pekerja/buruh, maka wajib untuk memberikan THR  kepada pekerja/buruh yang telah mempunyai masa kerja 3 (tiga) bulan secara terus-menerus atau lebih.

“Pembayaran THR mengacu pada Permenakertrans nomor 4 tahun 1994 tentang THR,” ujarnya.

Ketentuan besarnya THR, masih kata Marbun, bagi pekerja/buruh yang bermasa kerja 12 bulan secara terus menerus atau lebih maka mendapat THR sebesar satu bulan upah.

Sedangkan pekerja/buruh yang bermasa kerja tiga bulan secara terus-menerus tetapi kurang dari 12 bulan, diberikan secara proporsional, dengan menghitung jumlah bulan kerja dibagi 12 bulan dikali satu bulan upah.

“Sedangkan THR untuk pekerja/buruh yang bermasa kerja dibawah tiga bulan dibayar sesuai kebijakan manajemen perusahaan. Agar pembayaran THR berlangsung lancar, kami akan memaksimalkan pengawasan untuk memantau pelaksanaan pembayaran THR di seluruh perusahaan,” pungkasnya.(Cun)