Soal KHL dan UMK, Bupati Tangerang Ajak Buruh Berdialog

Soal KHL dan UMK, Bupati Tangerang Ajak Buruh Berdialog, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Soal KHL dan UMK, Bupati Tangerang Ajak Buruh Berdialog, Berita975

Soal KHL dan UMK, Bupati Tangerang Ajak Buruh Berdialog, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Soal KHL dan UMK, Bupati Tangerang Ajak Buruh Berdialog, 975, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Soal KHL dan UMK, Bupati Tangerang Ajak Buruh Berdialog

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar tampak terihat tengah berdiskusi dengan perwakilan buruh di Kabupaten Tangerang terkait soal KHL dan UMK.
Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar tampak terihat tengah berdiskusi dengan perwakilan buruh di Kabupaten Tangerang terkait soal KHL dan UMK.

TANGERANG TRUSTKOTA – Bupati Tangerang A. Zaki Iskandar mengadakan audiensi dengan Aliansi Tangerang Raya (altar) beserta KSPSI terkait UMK 2015 di ruang Coffee Morning Sekretariat Daerah Kabupaten Tangerang, Selasa (18/11).

Aliansi Tangerang Raya (Altar) Koswara menyampaikan aspirasinya Pemerintahan Kabupaten Tangerang disebut Kota 1000 Industri, maka banyak peluang untuk para investor untuk datang berinvestasi.

“Maka saya harap dengan keputusan mendadak oleh Presiden Jokowi terkait kenaikannya hrga BBM, Kabupaten Tangerang agar bisa menetapkan KHL dan UMK mendekati KHL dan UMK Kota bekasi,” ucapnya.

KSPSI imam menyampaikan aspirasinya perusahaan-perusahaan yang ada di Kabupaten Tangerang masih banyak memberi upah tidak sesuai dengan UMK.

“Maka kenaikannya harga BBM saya harap agar pemerintah melakukan pengawasan ketat terhadap perusahaan agar UMK tidak dibawah minimum,” ucapnya.

ALTAR Iwan mengatakan peraturan Menteri tenaga kerja  No.13 Tahun 2012 agar segera dicabut diganti dengan UU yang memihak ke masyarakat khususnya para buruh.

“Kami harap ada kebijakan di implementasikan dari pemerintah Kabupaten Tangerang misalnya dari infrastruktur dan kesehatan serta Bupati mengeluarkan statement menolak kenaikan harga BBM agar subsidi tidak dihilangkan dan diharapkan UMK dari sebelumnya di naikan Rp. 500.000,” Ucapnya.

Bupati Tangerang A. Zaki Iskandar mengatakan kenaikannya harga bahan bakar minyak pada waktu semalam yang diputuskan secara mendadak oleh Presiden Jokowi membuat seluruh lapisan masyarakat gelisah dikarenakan harga bahan pokok dan lainnya akan ikut naik, sementara itu Kebutuhan Hidup Layak (KHL) dan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) sampai saat ini belum ditentukan.

Dengan naiknya BBM tersebut Dewan Pengupahan akan mempertimbangkan dan membedah kembali agar tidak jauh dengan KHL dan UMK di Kota Bekasi.

“Saya harap kepada seluruh buruh agar memberi kami waktu dan bersabar karena sudah saya pastikan KHL dan UMK di Kabupaten Tangerang akan naik dengan Kota Bekasi sebagai barometernya”, Ucap Bupati Tangerang.

Kebutuhan Hidup Layak (KHL) di Kabupaten Tangerang terbesar se-indonesia, tentunya akan berdampak kepada para pengusaha atau investor jika upah minimum melebihi ambang batas para dunia usaha, karena dikhawatirkan akan tutup bukan pindah ke daerah lain di Indonesia melainkan ke luar negeri.

“Saya harap Dewan pengupah agar segera membedah kembali dan menghitung secara real dan detail untuk dapat menetapkan hasil KHL dan UMK, dan saya tidak melarang kepada elemen masyarakat yang ingin berunjuk rasa terkait penolakan kenaikan harga BBM tetapi dengan catatan tidak merusak fasilitas umum dan mengganggu ketertiban masyarakat,” ucap  Zaki. (Bil)