Bupati Lebak Sidak, Kadis dan Staf Kena Damprat

Bupati Lebak Sidak, Kadis dan Staf Kena Damprat, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Bupati Lebak Sidak, Kadis dan Staf Kena Damprat, Berita269

Bupati Lebak Sidak, Kadis dan Staf Kena Damprat, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Bupati Lebak Sidak, Kadis dan Staf Kena Damprat, 269, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Bupati Lebak Sidak, Kadis dan Staf Kena Damprat

Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya ketika  Sidak di Kantor badan LH
Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya ketika Sidak di Kantor badan LH

LEBAK TRUSTKOTA- Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya mendaprat beberapa Kepala Dinas (Kadis), di lingkungan Pemkab Lebak, saat melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) ke sejumlah dinas dilingkungan pemerintahannya, Selasa (05/08/2014).

Sidak dilakukan Bupati Iti ke ke Dinas Binamarga, Cipta Karya, Disporabudpar, Sumber Daya Air (SDA),Lingkungan Hidup(LH), Dinas Kebersihan,Dinas Kelautan Perikanan (DKP) dan Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun).

Dalam sidak itu, Iti mendapati adanya kekurangan disiplin para pegawai di dinas-dinas tersebut.

” Kalau begini caranya percuma dong anggaran tunjangan kinerja kita tingkat. Sementara para pegawainya dalam melaksanakan tugasnya tidak disiplin. Medingan kita bangunkan jalan dan jembatan,” Ujar Bupati Iti dengan nada emosi,dihadapan kepala dan staf badan LH

Meski Satuan kerja (Satker) ini dalam pengawasan kinerjanya di bawah pengawasan BKD atau Sekretaris Daerah (Sekda), hal ini perlu di evaluasi agar kinerja para pegawai kedepan bisa lebih baik lagi.

” Pokoknya saya tidak mau tahu, yang namanya pegawai harus taat aturan dan disiplin dalam menlaksanakan tugasnya,” katanya.

Kata Iti, dirinya telah berkomitmen untuk menaikan tunjangan kinerja. Namun demikian, jika kinerja para pegawai dilingkungan pemerintahannya ini tidak disiplin, sebaiknya, anggaran tunjangan itu dialokasi untuk pembangunan bidang lain.

“ Mari kita jadikan lebaran ini sebagai evaluasi dan intropeksi kita. Apakah kita sudah menjadi manusia yang benar sebagai pegawai. Termasuk Bupati juga belum tentu selalu benar. Mari kita intropeksi bersama. Apa yang kita keluarkan dan kerjakan ini sudah ada input dan otputnya atau tidak,” kata Iti.

Bagi eselon-eselon II,III dan IV yang tidak menyampaikan laporan kinerjanya, kata Iti, bagi yang satu tahun tidak masuk kerja sanksinya pemecatan dan itu tugasnya inpestorat.

” Terkait dengan hal ini, Saya akan mengambil kebijakan sesuai data yang saya terima. Bagi pegawai yang bolos atau tidak mengikuti apel pagi, akan kami sanksi dengan memotong tunjangan sebesar 1,5 persen ” Tandasnya. (Yrs)