Bupati Lebak Jenguk Puluhan Korban Jembatan Gantung Putus

Bupati Lebak Jenguk Puluhan Korban Jembatan Gantung Putus, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Bupati Lebak Jenguk Puluhan Korban Jembatan Gantung Putus, Berita709

Bupati Lebak Jenguk Puluhan Korban Jembatan Gantung Putus, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Bupati Lebak Jenguk Puluhan Korban Jembatan Gantung Putus, 709, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Bupati Lebak Jenguk Puluhan Korban Jembatan Gantung Putus

Bupati Lebak ketika jenguk korban
Bupati Lebak ketika jenguk korban

LEBAK,TRUSTKOTA – Pasca kejadian dan mendapat laporan jembatan putus.  Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya bersama sekda Lebak dan sejumlah pejabat di lingkungan pemerintahan Kabupaten setempat langsung meninjau lokasi putusnya jembatan tersebut sekaligus menjenguk korban.

Bupati Iti, menyampaikan rasa prihatin saat menjenguk Ke 46 korban jembatan putus yang merupakan SD Negeri 1 Pajagan Kecamatan Sajira Kabupaten Lebak. Bupati juga  berjanji akan segera memberikan bantuan stimulant untuk memperbaiki jembatan gantung tersebut‎

“Kita tidak bisa membangun jembatan baru, mengingat lahan ini akan menjadi daerah rendaman Waduk Karian dan lahan ini juga sudah dibebaskan, namun Pemda Lebak tetap akan memberikan bantuan stimulant untuk memperbaiki jembatan gantung ini agar warga bisa tetap beraktifitas dan juga anak-anak bisa tetap sekolah,” kata Bupati Iti Octavia Jayabaya.

Saat ini di Kabupaten Lebak  masih terdapat  ratusan jembatan dengan kondisi sama dan dianggap perlu untuk segera ditangani serius oleh Pemerintah Kabupaten setempat

“Di Lebak ini masih ada 360 Jembatan yang kondisinya sudah rusak, makanya saya mengintruksikan kepada dinas terkait untuk segera menanganinya,” papar iti.

Menurut informasi yang berhasil dihimpun dari masyarakat setempat, jembatan gantung tersebut pernah putus dihantam banjir pada tahun 2009 untungnya saat itu tidak memakan korban jiwa. Saat ini  untuk  sarana penyebrangan sementara, masyarakat membuat rakit bambu. (Riz)

HipnoGasm 250 x 250

Berita Terkait