Bupati Lebak Dinilai Abaikan Program Pembangunan Skala Prioritas

Bupati Lebak Dinilai Abaikan Program Pembangunan Skala Prioritas, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Bupati Lebak Dinilai Abaikan Program Pembangunan Skala Prioritas, Berita276

Bupati Lebak Dinilai Abaikan Program Pembangunan Skala Prioritas, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Bupati Lebak Dinilai Abaikan Program Pembangunan Skala Prioritas, 276, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Bupati Lebak Dinilai Abaikan Program Pembangunan Skala Prioritas

Bupati Lebak Iti Octavia ketika memimpin Jumsih di Terminal Sunan Kali Jaga Rangkasbitung
Bupati Lebak Iti Octavia ketika memimpin Jumsih di Terminal Sunan Kali Jaga Rangkasbitung

LEBAK,TRUSTKOTA-  Program pembangunan skala prioritas Pemerintahan Kabupaten Lebak dipertanyakan. Menyusul adanya pembangunan penataan Balong Ranca Lentah, Rangkasbitung yang menelan dana hingga Rp 3,4 miliar dari APBD Lebak tahun 2015. 

” Bukan tidak penting dan tidak baik dengan ditatanya Balong Raanca Lentah. Tapi di Lebak ini ada skala prioritas yang harus segera dituntaskan. Yaitu misalnya soal  Lebak Cerdas, Lebak Sehat dan Lebak Sejahtera. Kalau begini caranya kami menilai Bupati telah mengabaikan program pembangunan skala prioritas  ,” Ujar Lukman Hakim Koordinator Kumala, Rabu (6/5/2015).

Pihaknya, kata Lukman mengapresiasi segala  bentuk pembangunan yang sifatnya pro rakyat. Namun sebaliknya, sambung Lukman orgnisasi mahasiswa yang dikrodinatorinya tersebut  akan mengkritisi habis-habisan, jika ada atau terdapat kebijakan pemerintah daerah yang tidak pro rakyat.

” Berbicara pembangunan penataan balong ranca lentah ini, kami menilai tidak menjadi kebutuhan yang sangat mendesak. Sebab di Lebak ini masih banyak infrastruktur jalan dan jembatan yang harus di bangunan dan kondisinya saat ini sangat memprihatinkan. Jangankan jalan-jalan yang jauh dari pusat kota, yang dekat dengan kantor Bupati saja masih banyak jalan -jalan yang kondisinya rusak berat, contohnya jalan Parakan Pasir Kupa, Kalanganyar menuju Karyajaya Cimarga, ” Katanya.

Selain pembangunan penataan Balong Ranca Indah yang dinilai merupakan kebijakan yang tidak pro rakyat, kata Lukman, baru-baru ini kebijakan yang kurang tepat juga telah di keluarkan oleh Bupati Lebak, yaitu dengan pemberian mobil mewah kepada Muspida. 

” Kalau saja anggaran penataan Balong Ranca Lentah dan Pengadaan Mobil untuk Muspida itu di bangunkan kepada jalan-jalan yang rusak, tentunya manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat ,” Katanya.

Koordinator Kumala ini juga menjelaskan di tahun 2015 ini juga , Pemerintah Kabupaten Lebak mengalokasikan anggaran untuk pembelian belasan dinas termasuk untuk Muspida yang nilainya mencapai sekitar Rp 3,2 miliar.Diantarnya yaitu‎ Empat unit mobil tipe Nisan All New Xtril 2.0 MT 2000 CC dengan harga Rp378 juta perunit yang  diperuntukan unsur pimpinan Muspida, dan tujuh unit Toyota tipe G dengan harga Rp252 juta perunit untuk tiga Wakil Ketua dan empat ketua Komisi DPRD Lebak. (Riz)