Buang Bayi, Anak SMK PGRI Cikupa Ditangkap

Buang Bayi, Anak SMK PGRI Cikupa Ditangkap, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Buang Bayi, Anak SMK PGRI Cikupa Ditangkap, Berita630

Buang Bayi, Anak SMK PGRI Cikupa Ditangkap, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Buang Bayi, Anak SMK PGRI Cikupa Ditangkap, 630, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Buang Bayi, Anak SMK PGRI Cikupa Ditangkap

SM dan kekasihnya saat diamankan di Polres Kota Tangerang, Senin (18/03/2013).
SM dan kekasihnya saat diamankan di Polres Kota Tangerang, Senin (18/03/2013).

TRUSTKOTACOM – Membuang bayinya sendiri, SM (16), siswi Sekolah Menengah Kejuruan PGRI Cikupa, Tangerang dan kekasihnya, ditangkap petugas Polres Kota Tangerang. Diduga, SM sengaja membuang bayi dari hasil hubungan gelapnya itu, karena tak mau menanggung malu sebagai pelajar.

“Bayi yang dibuang SM itu, berjenis kelamin laki-laki itu berumur  6 bulan dalam kandungan. SM melahirkannya sendiri di dalam kamar tidurnya,” kata Kepala Polres Kota Tangerang, Komisaris Besar Bambang Priyo Andogo kepada wartawan dalam jumpa persnya, Senin (18/03/2013).

Menurut Bambang, setelah melahirkan pada 13 Maret 2013,  SM langsung mengubur bayi itu di belakang rumahnya, di Kampung Pabuaran, Desa Dukuh, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang. SM mengubur bayinya lantaran permintaan kekasihnya.
SM menggali kuburan bayinya dengan  menggunakan cangkul.

“Sebelum dikubur, bayi dibungkus dengan plastik serta tas putih. Bayi itu diduga hasil hubungan SM dengan kekasihnya,” tambah Bambang. SM diancam Pasal 341 KUHP tentang pembunuhan oleh ibu terhadap bayinya pada saat atau tidak lama setelah dilahirkan,” ungkap Bambang.

Pada Kamis, 14 Maret 2013, warga setempat, Kristina dan Pujo, menemukan kuburan itu. Keduanya curiga melihat plastik berlumuran darah terlihat dari gundukan tanah.

Saat ditanya kenapa dirinya nekat membuang bayinya, SM, hanya mengatakan karena ia malu.  “Saya malu hamil, saya panik dan bingung,” kata SM seraya menundukan kepalanya saat ditanya trustkota.com. (cun)