Bolot Beserta Anak dan Menantunya Dipolisikan

Bolot Beserta Anak dan Menantunya Dipolisikan, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Bolot Beserta Anak dan Menantunya Dipolisikan, Berita204

Bolot Beserta Anak dan Menantunya Dipolisikan, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Bolot Beserta Anak dan Menantunya Dipolisikan, 204, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Bolot Beserta Anak dan Menantunya Dipolisikan

bolot

TRUSTKOTACOM-Muhamad Sulaeman alias H Bolot, pelawak kondang yang biasa berakting sebagai orang tuli dilaporkan seorang pemuda dengan tuduhan penganiayaan. Selain melaporkan Bolot, Rangga Putra Sadewa (16)  juga melaporkan dua orang lainya, yakni, Mulyadi alias Sam anak Bolot dan Surya yang merupakan menantu Bolot.

Rangga warga yang mengontrak bersama ibunya di kontrakan H Bolot yang berdekatan dengan kediaman Bolot di Kampung Gunung, Gang Betawi RT 02/09 Kelurahan Jombang, Kecamatan Ciputat, Kota Tangsel melaporkan penganiayaan yang dilakukan oleh bolot dan dua oran lainya ke Polsek Ciputat pada  Jumat  (7/12) lalu dengan LP 261/ K / XII / 2012 / Sek Cip.

Menurut Rangga, peristiwa penganiayaan tersebut terjadi pada Jumat (07/12/2012) lalu. Pada saat itu dirinya yang sedang berada di kontrakan dipanggil oleh Mulyadi alias Sam yang merupakan anak Bolot. Sesampainya dibelakang rumah Bolot, Rangga langsung dikeroyok. Akibat penganiyaan itu, Rangga mengalami luka memar dibagian pipi sebelah kiri, leher dibagian belakang dan punggung.

“Pada saat itu, saya dipanggil Bang Sam, ketika sampai dibelakang rumah  Bolot, tiba-tiba saya dipukuli sama ketiga orang itu. Saya tidak tahu persoalanya. Kata mereka saya disangka melihat cucunya saat sedang dipukuli,” kata Rangga, Selasa (11/12).

Sedangkan, Cucu Bolot bernama Lira Larasati (18) mengaku bahwa pada Senin (03/12/2012) lalu, dirinya telah dipukuli di dekat Seven Eleven, Jombang, Ciputat, Kota Tangsel oleh segerombolan pemuda. Peristiwa itu, kata Lira, berawal dari adu mulut, hingga Lira pun dipukuli. “Saya tidak tahu apakah Rangga ikut memukuli atau tidak. Saya hanya lihat dia ada di sana juga,” kata Lira.

Sementara itu, Bolot mengaku naik pitam mendapat laporan itu. “Saya kesal dan tidak terima cucu saya dipukuli, apalagi cucu saya anak perempuan,” ucapnya. Meski demikian, Bolot mengaku akan bertanggung jawab jika sampai dirinya dipanggil polisi lantaran memukuli Rangga. “Saya siap kalau ada panggilan dari polisi,” katanya.(tmn)