Bisnis Motor Bekas Cenderung Stagnan

Bisnis Motor Bekas Cenderung Stagnan, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Bisnis Motor Bekas Cenderung Stagnan, Berita875

Bisnis Motor Bekas Cenderung Stagnan, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Bisnis Motor Bekas Cenderung Stagnan, 875, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Bisnis Motor Bekas Cenderung Stagnan

Bisnis Motor Bekas
Bisnis Motor Bekas

TRUSTKOTACOM - Memasuki bulan kedua 2013, geliat bisnis penjualan motor bekas cenderung stagnan. Dibandingkan kondisi sama 2012, penjualan motor bekas awal tahun ini relatif lebih sepi.

Pengelola motor bekas di Pamulang, Kota Tangsel, Nurmansyah mengatakan, kondisi pasar motor bekas cukup jauh dibandingkan 2012 yang penjualannya cukup ramai. Kondisi ini terjadi diduga karena masyarakat masih beranggapan di awal tahun harga motor akan berfluktuasi atau belum stabil. Selasa (05/02/2013)

“Masyarakat beranggapan harga motor di bulan-bulan pertama masih mahal mengikuti harga lama. Ada pula masyarakat menunggu sampai harga motor turun lantaran banyak yang menjual motor,” katanya.

Dari segi penjualan, anggapan masyarakat cenderung salah. Faktanya tidak demikian, harga umumnya berdasarkan kondisi barang dan tren pasar. Untuk penjualan rata-rata saat ini berkisar 5 unit per minggu.

Terkait prospek pasar, motor bekas masih memiliki peluang meningkat pada momen-momen tertentu. Secara umum memang bisnis motor bekas agak sulit diprediksi.

Tidak bisa memastikan target penjualan tergantung lokasi pasar, jenis motor, dan kondisi ekonomi masyarakat. Tak heran, transaksi terkadang meningkat, kadang turun di luar dugaan.

“Bahkan, di momen tertentu misalnya hari raya yang ditargetkan sebagai musim panen yang diharapkan penjualan naik, malah bisa menurun. Begitu juga sebaliknya,” ungkapnya.

Untuk jenis motor, di kelas bebek motor Supra X 125 masih menjadi motor yang paling dicari pembeli. Pasar potensial dari kalangan usia muda ke atas. Untuk tipe matik masih optimis menguasai penjualan. Kondisi ini terkadang juga menimbulkan sulit mencari stok sesuai keinginan pasar.

“Banyak masyarakat mencari matik tipe tertentu dan  terkadang motor jenis ini sulit dicari. Sebab, para pemilik menahan untuk menjualnya dan lebih memilih menunggu hingga harga jual melambung,” katanya.

Berbeda dikatakan pengelola motor bekas lainnya, Jamaludin. Kondisi pasar memang masih relatif stagnan, namun sudah lebih baik dari awal 2013 yang sepi.

Terkait prediksi bisnis motor bekas  di 2013 ini, ia mengakui, tidak berharap muluk-muluk hanya berkeinginan penjualan motor bekas tahun ini lebih baik dibanding tahun lalu. Harga beberapa produk yang sudah mulai membaik diharapkan mampu mendongkrak daya beli masyarakat. (Shn)