Besok, Dishub Akan Stop Paksa Armada Proyek Double Track PT KAI

Besok, Dishub Akan Stop Paksa Armada Proyek Double Track PT KAI, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Besok, Dishub Akan Stop Paksa Armada Proyek Double Track PT KAI, Berita452

Besok, Dishub Akan Stop Paksa Armada Proyek Double Track PT KAI, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Besok, Dishub Akan Stop Paksa Armada Proyek Double Track PT KAI, 452, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Besok, Dishub Akan Stop Paksa Armada Proyek Double Track PT KAI

Warga menolak aktivitas armada pengangkut matrial proyek Double Track PT KAI Maja-Rangkasbitung.
Warga menolak aktivitas armada pengangkut matrial proyek Double Track PT KAI Maja-Rangkasbitung.

LEBAK TRUSTKOTA – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Lebak, melalui Dinas Perhubungan (Dishub), akan menghentikan aktivitas armada milik PT, Wahana Tunggal Jaya, selaku pelaksana pengangkut matrial proyek Double Track PT KAI, Rangkasbitung-Maja.

Aktivitas truk proyek milik PT, Wahana Tunggal Jaya, yang melintas dijalur jalan Djohar Atmaja, kampung Maja Pasar, Desa/Kecaamtan Maja, Kabupaten Lebak tak berizin.
Selain tak ada izin dari Dishub dan tidak membayar retribusi terhadap Pemkab, penutupan akan dilakukan karena aktivitas proyek ini dikeluhkan warga.

“Kalau memang warga merasa keberatan termasuk merasa dirugikan oleh keberadaan truk-truk itu, akan kita hentikan. Pemerintah Desa Maja, seahrusnya melarang kegiatan tersebut. Apalagi kelas jalan tersebut, bukan untuk dilintasi truk-truk berat yang lebihi tonase,” kata Kepala Dishub Lebak, Babay Imroni, saat dihubungi wartawan, Rabu (10/9/2014).

Untuk itu, kata Babay, pihaknya akan segera menghentikan aktivitas truk proyek tersebut dan memanggil pihak Desa Maja,kenapamembiarkan itu terjadi.

“Termasuk kontraktor atau perusahaan yang melakukan aktivitas tanpa dilengkapi perijinan resmi dari pemerintah daerah. Besok, (Kamis 11/9 ini- Red) kita akan turun kelokasi untuk menyetop paksa,” tegas Babay.

Sementara itu, perwakilan perusahaan PT,Wahana Tunggal Jaya, Ujang Taryana, saat dihubungi mengaku pihak perusahaan tidak keberatan atas niat Pemkab untuk menyetop aktifitas truk pengangkut matrial yang melintas dijalur jalan Djohar Atmadja, kampung Kaburon.

“Pihak perusahaan tidak akan keberatan, justru yang akan komplain adalah pihak  penjual matrial dan  tanah urugan. Karena perusahaan hanya menerima barang dilokasi dan buka perusahaan langsung yang mengangkut, dan yang memberikan ijin lintas adalah pihak Desa Maja,” terang Ujang Taryana singkat.

Plt Desa Maja, Dedi Karyani, membenarkan hingga kini pihak perusahaan belum kantongi ijin resmi soal aktifitas truk –truk proyek  yang melintas di jalur pemukiman padat penduduk.

“Izin tidak ada,namun dari hasil kesepakatan antara perusahaan dan warga. Dimana dalam kesepakatan itu, pihak perusahaan akan bertanggungjawab atas semua kerusakan fasilitas umum tersebut,”kata Dedi Karyani.

Diberitakan sebelumnya, warga disepanjang jalur jalan Djohar Atmadja, kampung Kaburon,  Maja Pasar desa kecamatan Maja, menolak aktivitas truk pengangkut matrial untuk proyek double track itu. Menurut mereka aktivitas truk proyek tersebut memberikan dampak negatif bagi warga dan lingkunganya. (Riz)

HipnoGasm 250 x 250

Berita Terkait