Begini Rupanya Zaki Dicintai dan Dikagumi Masyarakat Kabupaten Tangerang

Begini Rupanya Zaki Dicintai dan Dikagumi Masyarakat Kabupaten Tangerang, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Begini Rupanya Zaki Dicintai dan Dikagumi Masyarakat Kabupaten Tangerang, Berita671

Begini Rupanya Zaki Dicintai dan Dikagumi Masyarakat Kabupaten Tangerang, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Begini Rupanya Zaki Dicintai dan Dikagumi Masyarakat Kabupaten Tangerang, 671, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Begini Rupanya Zaki Dicintai dan Dikagumi Masyarakat Kabupaten Tangerang

Bupati Zak saat di Kampung Cicayur, Desa Rancailat, Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang.
Bupati Zak saat di Kampung Cicayur, Desa Rancailat, Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang.

Laporan : Dicky Awaludin

Tak banyak kepala daerah di negeri ini yang dicintai dan dikagumi oleh masyarakatnya karena kinerja dan sikapnya. Sebut saja Jokowi (Presiden Republik Indonesia) dari Jawa Tengah dan Ahmed Zaki Iskandar dari Provinsi Banten.

Meski tak seperti Jokowi yang terus di folow up media karena dianggap dicintai rakyatnya saat menjadi Walikota Solo dan Gubernur DKI Jakarta, hingga menjadi modalnya menang di Pilpres 2014 lalu, Zaki sampai saat ini masih dicintai dan dikagumi masyarakatnya.

Apresiasi dari masyarak terhadap politisi Partai Golkar ini, terus berkumandang dari setiap wilayah di Kabupaten Tangerang. Kenapa Zaki tetap harum di masyarakatnya..?

Trustkota.com, menelusurinya dengan mengintip kegiatan Zaki saat turun ke masyarakat. Salah satu kegiatan Zaki yang mendapat apresisi dari masyarakat yakni kegiatan Jumat Keliling (Jumling), yang rutin dilakukanya setiap minggu.

Jumat (18/09/2015), sekitar pukul 11.30 WIB, trustkota mengintip Jumling Zaki di Desa Rancailat, Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang. Berbekal informasi dari stafnya, trustkota.com mendatangi Masjid Jami Baitutaqwa yang ada di Kampung Cayur di desa tersebut.

Suasana berbeda terlihat dari di jalan selebar dua meter dari Jalan Raya Kresek yang merupakan akses menuju masjid itu. Kumpulan orang berpakaian muslim terlihat berjejer di sepanjang jalan yang jaraknya kurang lebih 200 meter itu.

Jarang sambutan seperti ini dilakukan masyarakat saat kepala daerahnya datang. Karena sambutan ini rupanya murni dari tokoh masyarakat, agama dan pemuda yang mengetahui bupatinya akan melaksankan sholat jumat masjid lingkungan mereka.

Tepat sekitar pukul 11.40 WIB, Zaki datang dan langsung turun dari mobilnya, menghampiri warga yang rupanya mengetahui dan menunggu kedatangannya. Satu persatu warga dihampirinya, meskipun umumnya masyarakat yang harus menghampiri kepala daerah meskipun hanya untuk berjabat tangan. Kekaguman masyarakat nampak tak terbendung.

Mereka terlihat mulai tak sabar agar bisa mendapatkan gilirang berjabat tangan dengan bupati. Ratusan tanganpun berebut meraih tangan Zaki. Tak hanya orang tua dan dewasa, remaja dan anak-anakpun tampak antusias ingin bisa berjabat tangan dengan putra Ismet Iskandar (Mantan Bupati Tangerang) ini.

Dengan ramah dan tak seperti seorang penguasa Zaki mengajak warga yang menunggunya itu, untuk masuk ke dalam masjid melaksanakan sholat Jumaat. Usai melaksanakan sholat Jumat, Zaki memberikan sambutan. Dalam sambutnya, Zaki mengajak masyarakat agar menjaga keberadaan masjid baik dari keberesihannya dan keamananya.

Dalam kesempatan itu juga Zaki memberikan bantuan langsung kepada masjid ini lantaran pembangunanya baru 60 persen.

“Keberadaan masjid, merupakan tangungjawab kita semua sebagai umat muslim termasuk Pemkab Tangerang,’’ kata Zaki dihadapan ratusan jamaah Jumat di masjid tersebut.

Zaki juga mengatakan, salah satu kegiatanya ini yakni Jumling, bukan hanya sekedar ibadah. Tapi, ajang dirinya bisa bersilaturahmi dengan seluruh masyarakat Kabupaten Tangerang dan pemantauan pembangunan.

“Dikesempatan ini kita bisa beribadah bersama dan tetap menjaga silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat dalam melaksanakan pembangunan Tangerang Cerdas, Sehat dan berwawasan lingkungan. Saya turun langsung seperti ini jelas menunjang kinerja saya dalam merancang program pembangunan yang bisa dirasakan oleh masyarakat,’’ terang Zaki.

Dalam setiap kegiatan ini, Zaki juga meminta masyarakat agar tidak segan-segan menyampaikan aspirasi dan kekurangan-kekurangan pelayanan yang diberikan oleh pemerintah. Karena menurutnya, pembangunan yang dilakukan pihaknya tidak akan maksimal tanpa dukungan dan paritisipasi masyarakat.

Ia juga meminta para Kepala SKPD agar tanggap dan cepat dalam mengatasi persoalan masyarakat.

“Ini gunanya para Kepala SKPD hadir dikegiatan ini. Temuan seperti disini, kita lewati tadi masih ada jalan lingkungan yang rusak, segera diprogramkan dan dianggarkan untuk diwujudkan menjadi kerja nyata. Para Kepala SKPD harus bisa bekerja sesuai fungsinya masing-masing. Programkan apa yang menjadi aspirasi dan persoalan masyarakat,’’ pinta Zaki kepada para Kepala SKPD yang ikut melaksanakan Jumling bersamanya.

Usai memberikan sambuta, Zaki keluar dari masjid dan langsung disambut para ibu rumah tangga setempat.
Mereka mengajak Zaki ke sebuah majlis dipingir masjid itu. Di atas lantai beralaskan tikar sudah tersedia hidangan yang sengaja disajikan warga untuk Zaki. Dengan hidangan sederhana, pria jebolan salah satu Universitas di Australia ini tampak menikmatinya. Kedekatan antara kepala daerah dengan masyarakat jelas terlihat dimomen itu.

Tak sampai disitu, usai menikmati hidangan bersama, Zaki membuka obrolan santai dengan para warga di. Keakraban dan komunikasi yang baik antara bupati dan masyarakat semakin terlihat hingga tak terasa setengah jam. Zakipun berpamitan kepada para warga.

Tak sampai disitu, Zaki butuh waktu yang lama untuk sampai ke mobilnya, karena warga rupanya tak cukup berjabat tangan dan makan bersamanya.

Mereka juga rupanya berniat mengabadikan dengan foto bersamanya. Tanpa lelah dan dengan senyuman ramahnyaa, satu persatu Zaki melayani permintaan berfoto para warga itu.

Kebanggaan nampa terlihat dari para warga yang bisa berfoto dengan pemimpinnya. Bahkan, beberapa pelajar yang masih duduk di bangku SMP memohon kepada trustkota agar memberikan fotonya bersama Zaki karena dirinya tak punya Handphone (Hp).

“Tolong kirim foto saya tadi bersama pa Zaki ke facebook saya pa. Sekalian punya temen saya juga ya pak,’’ pinta dua pelajar yang masih menggunakan seragam SMP ini.

Kepala Desa Rancailat, Sahrudin mengakui, kecintaan dan kebanggan masyarakatnya terhadap sang bupati itu. Menurut Sahrudin hal itu tidak terbendung karena bupati yang selalu turun langsung ke masyarakat.

“Meski saya baru menjadi kepala desa, tapi saya tahu beliau. Action beliau di setiap desa dari sejak dilantik menjadi bupati menjadi kebanggan masyarakat Kabupaten Tangerang. Masyarakat bangga dan senang bisa menyampaikan aspirasi dan bersilaturahmi dengan beliau. Dengan silaturahmi yang beliau terus lakukan masyarakat menilai itu wujud salah satu kepedulian bupati terhadap kondisi masyarakat. Saya pribadi bangga memiliki bupati seperti beliau,’’ ungkap Sahrudin, yang dua bulan dilantik menjadi Kepala Desa Rancailat.

Tak hanya pemimpin desa saja yang mengaku bangga terhadap pria yang pernah duduk di Komisi III DPR RI ini. Seorang ibu rumah tanggapun dengan tegas mengakui hal itu.

“Iya banggalah punya bupati pa Zaki. Dengan kegiatannya ini, berarti dia peduli terhadap kondisi kami rakyat kecil. Saya juga bangga karena pa Zaki bisa memberikan contoh kepada anak-anak di bidang agamanya. Pak Zaki seperti bapaknya pak Ismet. Pa Ismet juga rajin ke masyarakat setahu saya,’’ ungkap Yeni seorang ibu rumah tangga, yang berkerdung handuk karena membatalkan mandinya karena ingin bertemu dengan seorang Zaki.

Usai melayani foto bersama warga. Zaki kemudian masuk ke dalam mobil dan meninggalkan Desa Rancailat untuk kembali melakukan pemantauan ke wilayah lainnya. (***)