Begini Penjelasan Dishubkominfo Banten Soal Kendaraan Overload di Lebak

Begini Penjelasan Dishubkominfo Banten Soal Kendaraan Overload di Lebak, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Begini Penjelasan Dishubkominfo Banten Soal Kendaraan Overload di Lebak, Berita333

Begini Penjelasan Dishubkominfo Banten Soal Kendaraan Overload di Lebak, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Begini Penjelasan Dishubkominfo Banten Soal Kendaraan Overload di Lebak, 333, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Begini Penjelasan Dishubkominfo Banten Soal Kendaraan Overload di Lebak

Revri Aroes, Kepala Dishubkominfo Provinsi Banten
Revri Aroes, Kepala Dishubkominfo Provinsi Banten

SERANG TRUSTKOTA –Pejabat Instansi dari Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Provinsi Banten akhirnya angkat bicara. Hal itu menyusul, aksi unjuk rasa yang berujung penangkapan belasan aktivis Cilangkahan, Lebak Banten.

Kepala Dishubkominfo Provinsi Banten, Revri Aroes mengatakan, pemantauan kendaraan overload di Lebak belum memiliki anggaran kembali.

Revri mengaku, pihaknya dua bulan terakhir sudah melaksanakan program. Sehingga kehabisan anggaran. Namun, Ia mengaku sudah mengajukan anggaran kembali.

“Masih menunggu anggarannya. Memberikan perintah kan butuh fasilitas. Fasilitas yang diperlukan pasti butuh dana,” ujar Revri Aroes, Kepala Dishubkominfo kepada Trustkota.Com, Jum’at (11/9/2015).

Lanjut Revri, pihaknya sudah berusaha keras melakukan pemantauan dan melakukan tindakan kepada siapapun yang melanggar aturan. “Tentu dalam pemantauan membutuhkan dana yang besar. Keterbatasan anggaran yang menjadi kendala,” tandasnya.

Diketahui, kedatangan Gubernur Banten Rano Karno pada upacara Seren Taun, di Desa Cisungsang, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak, Banten Selatan diwarnai aksi unjuk rasa dari Aliansi Pemuda-Mahasiswa Peduli Cilangkahan (APMPC). Massa aksi mendesak penertiban kendaraan overload sesuai Pergub Nomor 8 Tahun 2015. (den/joe)