Begini Cara TNI dan Poktan Dukung Swasembada Pangan

Begini Cara TNI dan Poktan Dukung Swasembada Pangan, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Begini Cara TNI dan Poktan Dukung Swasembada Pangan, Berita148

Begini Cara TNI dan Poktan Dukung Swasembada Pangan, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Begini Cara TNI dan Poktan Dukung Swasembada Pangan, 148, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Begini Cara TNI dan Poktan Dukung Swasembada Pangan

Panen jagung Koramil 07 Curug bersama Kelompok Tani (Mus ML/TrustKota.Com)
Panen jagung Koramil 07 Curug bersama Kelompok Tani (Mus ML/TrustKota.Com)

TRUSTKOTA TANGERANG- Koramil 07 Curug, Kodim 0506 Tangerang bersama Kelompok Tani (Poktan) setempat menggelar panen jagung di lahan seluas sekitar satu hektar di Desa Kadu, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, Kamis (13/8/2015).

“Panen jagung ini merupakan hasil kerjasama TNI dengan kelompok tani setempat. Dengan memanfaatkan lahan tidur milik swasta,” kata Danramil 07 Curug, Kapten Inf Tarsan.

Panen Perdana tersebut dihadiri oleh Camat Curug, Bay Barokna, Kapospol Bitung Ipda Sukari Ependi, Ketua Balai Penyuluh Pertanian Agus, Penyuluh Dinas Pertanian Peternerkan Kabupaten Tangerang Eli Sumantri dan Sejumlah Tokoh Masyarakat dan Pemuda setempat.

Menurut Danramil, pengolahan lahan tidur ini menjadi lahan jagung hibrida adalah sebagai wujud untuk mendukung Program pemerintah terkait swasembada pangan. “Hasil panen perdana ini sekitar 9 ton,” katanya.

Camat Curug Bay Barokna mengatakan, apa yang dilakukan oleh koramil 07 Curug ini dapat menjadi motivasi bagi masyarakat untuk dapat ikut serta dalam pengolahan pertanian memanfaatkan lahan lahan tidur yang ada disekitarnya.

“Kegiatan ini menjadi motivasi bagi masyarakat untuk mendukung program swasembada pangan seperti padi, jagung, dan kedelai yang saat ini tengah digiatkan pemerintah” Ujar Bay Barokna.

Sementara itu, Eli Sumantri penyuluh pada Dinas Pertanian dan Perternakan Kabupaten Tangerang mengatakan bahwa sebenarnya hasil pertanian seperti jagung hibryda ini memiliki potensi yang cukup besar. Mengingat di Kabupaten Tangerang terdapat perusahaan perusahaan produsen makanan ternak dan pangan yang berbahan baku jagung.

“Saat ini kebutuhan jagung Nasional sekitar 5 juta ton pertahun. Para petani baru bisa menghasilkan sekitar 1 juta ton dan sisanya masih mengandalkan jagung impor,” tuntasnya. (mus)