Bea Cukai Bandara Soeta Gagalkan 4 Kasus Penyelundupan Narkotika

Bea Cukai Bandara Soeta Gagalkan 4 Kasus Penyelundupan Narkotika, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Bea Cukai Bandara Soeta Gagalkan 4 Kasus Penyelundupan Narkotika, Berita585

Bea Cukai Bandara Soeta Gagalkan 4 Kasus Penyelundupan Narkotika, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Bea Cukai Bandara Soeta Gagalkan 4 Kasus Penyelundupan Narkotika, 585, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Bea Cukai Bandara Soeta Gagalkan 4 Kasus Penyelundupan Narkotika

Para tersangka, saat di Kantor Bea Cukai Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten.
Para tersangka, saat di Kantor Bea Cukai Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten.

TRUSTKOTACOM – Sebanyak 6.184 gram Narkotika jenis Metamphetamine dengan estimasi nilai barang mencapai kisaran Rp 8,2 Milyar, berhasil diamankan petugas Bea Cukai Bandara Soekarno Hatta (Soeta), Tangerang, dari 4 kasus upaya penyelundupan dalam sepekan belakangan ini.

Kasus pertama 2.070 gram metamphetamine disembunyikan didalam dinding koper oleh seorang laki-laki Warga Negara (WN) China, berinisial LC (28), eks penumpang pesawat Garuda Indonesia (GA-873) rute Hongkong-Jakarta yang mendarat d Terminal 2E, Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, pada Jum’at (18/10/2013) lalu.

“Dan dihari yang sama, sekitar pukul 15.00 WIB, petugas kembali menggagalkan penyelundupan 106 gram metamphetamine dalam sebuah alas sepatu yang merupakan paket kiriman dari Filipina tujuan Kebon Pisang, Jakarta Utara. Dan setelah dilakukan pengembangan bersama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) berhasil mengamankan AJ (31), seorang WNI,” kata Plh Kantor Bea Cukai Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Purwidi, Jum’at (01/11/2013).

Masih dihari yang sama, sekitar pukul 19.00 WIB, petugas kembali mengamankan 2.236 gram dari dalam saku 2 buah jaket yang ada pada bagasi bawaan seorang perempuan WNI berinisial IT (32), 2 orang laki-laki, masing-masing berinisial B (39) dan ID (31).

“Dihari yang sama, berdasarkan hasil dari analisa intelijen dan profilling terhadap seorang penumpang pesawat Garuda Indonesia (GA-891) rute Peking-Jakarta yang mendarat di Terminal 2E, sebelum transit dengan GA-536 tujuan Banjarmasin,” ungkapnya.

Selanjutnya, kasus ke-empat terjadi pada minggu selanjutnya, Jum’at (25/10/2013) sekitar pukul 13.00 WIB. Sebanyak 1.772 gram metamphetamine diamankan dari 2 orang perempuan WNI berinisial DHS (39) dan CI (34), eks penumpang pesawat Mandala TigerAir (RI845) rute Hongkong-Jakarta yang mendarat di Terminal 3.

“Dari pemeriksaan yang dilakukan petugas terhadap penumpang tersebut kami berhasil menemukan paket kristal bening yangg disembunyikan didalam koper bagasi bawaanya. Selanjutnya, kembali kami bekerjasama dengan BNN dan pihak Kepolisian, dan kembali mengamankan. Perempuan WNI Berinisial A serta laki-laki WN Nigeria berinisial E,” jelasnya.

Para tersangka dapat dijerat Undang-undang no 35 tahun 2009 tentang narkotika, yang merupakan kategori Narkotika Golongan I, dengan ancaman pidana paling lama 15 tahun penjara atau dan pidana denda paling banyak Rp 10 Milyar. Dalam hal barang bukti beratnya melebihi 5 gram, pelaku dipidana dengan pidana mati, pidana seumur hidup atau pidana paling lama 20 tahun penjara dan pidana denda maksimum Rp 10 Milyar 1/3. (ges)