Bea Cukai Bandara Soeta Amankan Sabu Senilai 13,3 Milyar

Bea Cukai Bandara Soeta Amankan Sabu Senilai 13,3 Milyar, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Bea Cukai Bandara Soeta Amankan Sabu Senilai 13,3 Milyar, Berita620

Bea Cukai Bandara Soeta Amankan Sabu Senilai 13,3 Milyar, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Bea Cukai Bandara Soeta Amankan Sabu Senilai 13,3 Milyar, 620, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Bea Cukai Bandara Soeta Amankan Sabu Senilai 13,3 Milyar

Para tersangka, saat di Kantor Bea dan Cukai Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Jum;at (15/08/2013).
Para tersangka, saat di Kantor Bea dan Cukai Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Jum;at (15/08/2013).

TRUSTKOTACOM – Sabu seberat 9.926 gram dengan estimasi nilai barang sebesar Rp 13,3 Milyar, berhasil diamankan petugas Bea dan Cukai Bandara Soekarno Hatta (Soeta), Tangerang, dari pengungkapan 4 kasus selama masa mendekati dan sesudah hari raya lebaran.

Direktur Penindakan dan Penyidikan Direktorat Jenderal Bea Cukai, Mohammad Sigit mengungkapkan, dalam kasus pertama 678 gram sabu berhasil diamankan dari tangan tersangaka berinisial AG (27) Warga Negara Indonesia (WNI), eks penumpang Airasia (QZ 8314) route Bangkok-Jakarta, pada 26 Juli 2013 sekitar pukul 01.00 WIB, yang disembunyikan didalam sepatu yang dipakainya serta ditelan dalam bentuk 4 buah kapsul.

“Setelah dilakukan pengembangan bersama Badan Narkotika Nasional (BNN), kami berhasil mengamankan seorang laki-laki berinisial S (33) WNI, yang diketahui adalah penjemput barang haram tersebut. Juga berhasil mengamankan seorang perempuan berinisial AM (39) warga batam, yang merupakan perekrut kurir AG,” kata Sigit, Kamis (15/08/2013).

Sigit melanjutkan, pada kasus kedua 1.088 gram diamankan dari WNI berinisial HS (31) pada 29 Juli 2013. Dan setelah dikembangkan berhasil mengamankan, seorang perempuan WNI berinisial M (41) dan laki-laki Waga Negara (WN) Nigeria berinisial KA.

“Modusnya sama seperti kasus pertama, menyembunyikan dalam sepatu dan dalam bentuk kapsul yang ditelannya. Untuk kasus ketiga 2.000 gram sabu dari tersangka berinisial DH (33) WN Vietnam dan kasus keempat, 6.160 gram sabu diamankan dari WN Malaysia berinisial LH (34), TW (34), dan LC (36),” ungkapnya.

Sementara, Kabag Humas Badan narkotika Nasional, Sumirat Dwiyanto mengatakan, Diantara para tersangka, inisial S merupakan jaringan narkotika internasional yang dikendalikan dari negara Thailand.

“Biasa para kurir diberi upah sekitar Rp 7 juta dalam sekali pengiriman. Dan untuk kasus pertama dan kedua memiliki keterkaitan,” pungkasnya. (ges)