Bawa Sabu Dari Malaysia, TKI Ditangkap di Bandara Soeta

Bawa Sabu Dari Malaysia, TKI Ditangkap di Bandara Soeta, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Bawa Sabu Dari Malaysia, TKI Ditangkap di Bandara Soeta, Berita725

Bawa Sabu Dari Malaysia, TKI Ditangkap di Bandara Soeta, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Bawa Sabu Dari Malaysia, TKI Ditangkap di Bandara Soeta, 725, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Bawa Sabu Dari Malaysia, TKI Ditangkap di Bandara Soeta

sabu

TRUSTKOTACOM РPetugas kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Bandara Soekarno РHatta, Tangerang,  kembali menggagalkan 2 kasus upaya penyelundupan narkotika jenis shabu senilai Rp9,9 miliar, selama dua pekan terakhir ini .

Untuk kasus pertama, paket shabu sebanyak 1.662 gram dengan nilai barang sebesar Rp2,2 miliar, disita dari seorang laki-laki Warga Negara Indonesia (WNI) berinisial MGR (34), pada Senin (30/09/2013).

Sementara, kasus kedua, paket sabu sebanyak 5.716 gram atau nilai estimasi sebesar Rp7,7 miliar, diamankan dari seorang laki-laki berinisial MH (31), pada Jum’at (11/10/2013).

“Kasus pertama, paket sabu disembunyikan di dalam kardus. Dan kasus kedua paket sabu disembunyikan di dinding kardus dan lampu sorot. Seluruh sabu tersebut telah di buat dalam bentuk paket,” kata Plh Kepala Kantor Bea Cukai¬† Bandara Soekarno-Hatta, Purwidi, Jum’at (18/10/2013).

Menurutnya, pelaku berinisial MH merupakan seorang TKI yang diperintahkan membawa barang haram itu oleh Warga Negara (WN) Malaysia, dengan imbalan Rp 15 juta.

“Rute perjalanan tersangka MH, Kuala Lumpur-Jakarta-Surabaya. Dengan menggunakan pesawat Garuda Indonesia (GA-821) dan mendarat di terminal 2E. Berdasarkan pengakuannya, dia nekad karena iming-iming imbalan yang cukup besar,” terangnya.

Kini, pelaku dan barang bukti telah diserahkan kepada penyidik Polres Bandara Soekarno- Hatta serta Badan Narkotika Nasional (BNN), guna di tindak lanjuti.

Para tersangka dapat dijerat UU No 35 tahun 2009 tentang narkotika pasal 113 ayat 1 dan 2 yakni pidana penjara paling lama 15 tahun serta denda Rp10 miliar. Karena barang bukti melebihi lima gram, maka dikenakan pidana mati dan denda Rp10 miliar ditambah 1/3. (ges)