Baru 2 Bulan Selesai Dibangun, Gedung SMKN 2 Rangkasbitung Ambruk

Baru 2 Bulan Selesai Dibangun, Gedung SMKN 2 Rangkasbitung Ambruk, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Baru 2 Bulan Selesai Dibangun, Gedung SMKN 2 Rangkasbitung Ambruk, Berita256

Baru 2 Bulan Selesai Dibangun, Gedung SMKN 2 Rangkasbitung Ambruk, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Baru 2 Bulan Selesai Dibangun, Gedung SMKN 2 Rangkasbitung Ambruk, 256, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Baru 2 Bulan Selesai Dibangun, Gedung SMKN 2 Rangkasbitung Ambruk

Bupati Lebak ditemani pemborong ketika meninjau Lokasi Sekolah Ambruk
Bupati Lebak ditemani pemborong ketika meninjau Lokasi Sekolah Ambruk

LEBAK,TRUSTKOTA- Tiga unit ruang kelas  SMK Negeri 2 Rangkasbitung, Kabupaten Lebak,sekitar pukul 06.05 WIB, ambruk, Senin (02/02/2015).

tiga lokal gedung SMKN 2 Rangkasbitung yang ambruk tersebut baru dua bulan selesai dibangun oleh CV Gilang Kencana dengan nilai kontrak sekitar Rp 400 juta.

Diduga kuat tiga kelas itu roboh karena kontruksi rangka baja tidak kuat menahan  beban genting atau pengerjaanya tidak sesuai spek. Saat ini ketiga ruang kelas yang ambruk tersebut telah dipasang  police line.

Ambruknya tiga lokal gedung SMKN 2 tersebut, langsung menjadi perhatian orang nomer satu di Lebak, Iti Octavia Jayabaya, turun langsung ke lapangan dengan didampingi sekda , Asda II, kadis pendidikan, dan sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Lebak.

” iya , memang benar bangunan ini tidak sesuai kualitas yang ditentukan, dan ini bisa berbahaya untuk siswa,” Ujar Bupati Lebak , Iti Octavia Jayabaya, saat meninjau langsung gedung sekolah tersebut.

Lanjut Bupati , Ini masih tanggung jawab pihak ke III, apalagi 3 bulan lagi ada Ujian Nasional,

” Saya minta dalam 3 bulan ini sudah selesai,kalau bisa siang-malam bekerja dan tidak terjadi lagi seperti ini,” Imbuhnya.

Kepala SMKN 2 Rangkasbitung, Mukmin mengatakan ,pihaknya mengaku tidak tau menau dengan penyebab kejadian ini,

” Kami hanya menerima kunci saja, ‘” kilahnya.

Sementara itu Direktur Cv.Gilang Kencana, Gilang mengaku ,sebagai pelaksana  pihaknya siap bertaanggungjawab .

” saya siap membangun kembali dan saya tidak akan lari dari tanggungjawab,”tandasnya.

Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lebak,Asep Komar Hidayat mengatakan,sebenarnya mekanisme sudah benar, tinggal mental rekanannya saja yang membangun.Tentang hal ini , dinas pendidikan telah menyerahkan sepenuhnya kepada pihak III, dan  pengawasan masih pada pihak konsultan.

” Karena inj rekanan yang mengerjakan, tentunya kami menyerahkan sepenuhnya pada pelaksanannya, ” katanya

Ruang kelas  yang ambruk ini memiliki panjang 9×8 per-kelas ini, di isi kelas XII dan memiliki 3 Ruang kelas yang semuanya ambruk didanai oleh APBD Tahun anggaran 2104 sekitar  Rp 400 jt. (Riz)

HipnoGasm 250 x 250

Berita Terkait