Bantuan Kube Rangkasbitung Barat Dipertanyakan

Bantuan Kube Rangkasbitung Barat Dipertanyakan, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Bantuan Kube Rangkasbitung Barat Dipertanyakan, Berita120

Bantuan Kube Rangkasbitung Barat Dipertanyakan, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Bantuan Kube Rangkasbitung Barat Dipertanyakan, 120, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Bantuan Kube Rangkasbitung Barat Dipertanyakan

TrustKota.com
TrustKota.com

LEBAK,TRUSTKOTA- Bantuan Kelompok Usaha Bersama (KUBE) dari Kementrian sosial Republik Indonesia untuk Kelurahan Rangkasbitung Barat dipertanyakan, pasalnya fakta dilapangan struktural kelompok dan proses pencairan bantuan tersebut banyak menimbulkan ketidak jelasan.

“Yang menjadi bahan pertanyaan , apakah boleh pasangan suami istri sama-sama menjabat sebagai ketua pada kube tersebut? Dan disinyalir proses pencairan bantuan tersebut adanya setoran dana kepada salah seorang oknum sebesar Rp. 3 juta,” ujar salah seorang narasumber yang enggan disebutkan namanya, di Rangkasbitung, Kamis (03/09/2015).

Selain itu, kata dia, jika memang bantuan itu diterapkan sesuai peraturan , apakah mungkin terjadi seorang anggota kelompok mempertanyakan identitas bendaharanya sendiri.

“Masa iya, anggota kelompoknya saja mempertanyakan siapa bendaharanya, dan ketua kelompok tersebut merupakan pasangan suami – istri, untuk istrinya menjadi ketua kelompok dalam  bengkel yang beranama Mandiri Motor, sedangkan Suaminya Ketua Kelompok Ternak lele,”paparnya.

Ditempat terpisah, Wawan Ruswandi Pendamping kelurahan Rangkasbitung Barat membenarkan adanya kekacauan pada struktur kelompok tersebut.

“benar , awalnya pasangan Suami-Istri Akbar dan Munawaroh masing-masing menjabat sebagai ketua, namun ketika mulai sedikit tercium publik, pergantian struktur langsung dilaksanakan yang akhirnya Akbar suami dari Munawaroh turun menjadi anggota pada kelompok ternak lele di bantuan tersebut,”ujarnya.

Sementara Akbar anggota kelompok lele yang awalnya menjabat ketua mengatakan, untuk masalah struktural memang benar terjadi.

“Struktural benar terjadi , akan tetapi sudah ada pergantian , awalnya ketua kelompok dalam bidang lele itu saya, tapi sekarang diganti oleh yuli, dan untuk masalah adanya penyetoran untuk salah satu oknum, itu tidak benar keberadaanya,” kilahnya.

Perlu diketahui Kelurahan Rangkasbitung Barat mendapatkan Bantuan Kube sebesar Rp. 100 juta untuk lima bidang, yakni 2 Bengkel Motor, Ternak Kambing, Lele , dan Bebek masing-masing senilai Rp. 20 juta. (Riz)